Kementan: Bantuan Presiden Sudah Tiba, Petani Tuban Kini Dapat Panen Jagung dengan Mesin Canggih
Penyaluran Alat dan Mesin Pertanian Berupa Corn Combine Harvester kepada Gapoktan Mekar Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jawa Timur.

Kementan: Bantuan Presiden Sudah Tiba, Petani Tuban Kini Dapat Panen Jagung dengan Mesin Canggih

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian terus mempercepat modernisasi pertanian melalui penguatan mekanisasi di berbagai sentra pangan nasional. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyalurkan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa corn combine harvester kepada Gapoktan Mekar Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.


Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah yang disiapkan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus memperkuat swasembada jagung nasional.


Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Andi Nur Alam Syah, mengatakan Menteri Pertanian meminta seluruh jajaran mempercepat penyaluran alsintan, khususnya di wilayah pengembangan jagung nasional.


“Bantuan corn combine harvester ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan sentra jagung di Jawa Timur yang dibangun melalui kolaborasi bersama Polri,” ujar Andi Nur, Senin (18/5).



Ia menjelaskan, unit corn combine harvester untuk Gapoktan Mekar Sari telah disiapkan sebelum pelaksanaan panen raya jagung serentak kuartal II di Tuban pada Sabtu (16/5/2026). Alsintan tersebut sebelumnya sudah berada di kantor dinas dan segera disalurkan kepada kelompok tani penerima agar dapat langsung dimanfaatkan di lapangan.


“Menteri Pertanian meminta agar bantuan alsintan dipercepat penyalurannya sehingga manfaatnya segera dirasakan petani,” katanya.


Andi menegaskan, komitmen Kementerian Pertanian dalam memperkuat sektor pertanian di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Tuban, diwujudkan melalui penyaluran bantuan benih, alsintan, hingga infrastruktur air untuk mendukung percepatan swasembada pangan dan modernisasi pertanian. Nilai total bantuan Kementan untuk Kabupaten Tuban mencapai Rp27,6 miliar.


“Pada periode 2020–2026, Kementerian Pertanian menyalurkan 7.676 unit combine harvester padi secara nasional, dengan 639 unit di Jawa Timur dan 18 unit di Kabupaten Tuban. Selain itu juga menyalurkan 45 unit corn combine harvester secara nasional, termasuk masing-masing satu unit untuk Jawa Timur dan Kabupaten Tuban.” terang Andi.


Dukungan pemerintah juga diperkuat melalui bantuan benih jagung tahun 2025–2026 seluas 1,22 juta hektare secara nasional, dengan alokasi 178.330 hektare di Jawa Timur dan 13.488 hektare di Tuban. Sementara bantuan benih padi mencapai 4,05 juta hektare secara nasional, termasuk 497.913 hektare di Jawa Timur dan 13.386 hektare di Tuban.


“Komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui mekanisasi juga diwujudkan dengan menyalurkan bantuan traktor roda dua sebanyak 16.717 unit secara nasional dan traktor roda empat sebanyak 8.396 unit. Khusus untuk Kabupaten Tuban masing-masing memperoleh 11 unit traktor roda dua dan 3 unit traktor roda empat.” tambahnya.


Penguatan infrastruktur air juga terus dilakukan melalui bantuan pompa air, irigasi perpompaan, dan irigasi perpipaan. Untuk Kabupaten Tuban, pemerintah menyalurkan 54 unit irigasi perpompaan dan 6 unit irigasi perpipaan guna mendukung ketersediaan air pertanian dan adaptasi terhadap perubahan iklim.


Selain itu, pada subsektor hortikultura, Kabupaten Tuban juga mendapat dukungan pengembangan cabai seluas 10 hektare serta bantuan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) untuk 22 kelompok tani.


Menurut Andi, modernisasi pertanian menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan.


“Modernisasi pertanian tidak bisa ditunda. Mekanisasi menjadi salah satu kunci agar produksi tetap terjaga, biaya usaha tani lebih efisien, dan produktivitas petani meningkat,” ujarnya.


Penguatan mekanisasi pertanian tersebut juga terlihat pada panen raya jagung serentak kuartal II di Tuban yang dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Presiden turut memperagakan panen jagung menggunakan alsintan modern sebagai simbol percepatan transformasi pertanian menuju sistem produksi yang lebih maju dan efisien.


Panen raya jagung kuartal II tahun 2026 dilaksanakan di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi produksi mencapai 1,23 juta ton. Capaian tersebut berkontribusi sekitar 6 persen terhadap total produksi jagung nasional dan menjadi indikator meningkatnya kapasitas produksi pangan dalam negeri.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran, Kerja Gotong Royong Antar Indonesia Capai Swasembada

Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran, Kerja Gotong Royong Antar Indonesia Capai Swasembada

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan jajaran Kementerian Pertanian atas kerja keras mempercepat swasembada pangan nasional. Melalui pembenahan regulasi, kemudahan akses pupuk hingga penguatan produksi, pemerintah berhasil mempercepat target swasembada yang semula ditetapkan empat tahun menjadi hanya satu tahun. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang […]

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga beras harus sama dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Mentan Amran setelah mengecek langsung ketersediaan beras di Alor, Sabtu (8/8). Mentan Amran memerintahkan Bulog dan jajaran terkait menjaga stok serta memastikan tidak ada lagi lonjakan harga hingga […]

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi khusus kepada Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berani menyuarakan persoalan masyarakat di daerah asalnya hingga mendorong pemerintah turun langsung melihat kondisi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Mentan Amran saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Sabtu (8/8), […]

Wisuda Nasional Polbangtan dan PEPI, Cetak SDM Unggul Pertanian

Wisuda Nasional Polbangtan dan PEPI, Cetak SDM Unggul Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mewisuda sebanyak 1.532 lulusan pendidikan tinggi vokasi pertanian pada Wisuda Nasional Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, para lulusan Polbangtan dan PEPI merupakan SDM […]

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Pilarpertanian – Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch. Arief Cahyono, menyambut baik penjelasan juru bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengenai mekanisme dukungan Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian dan perkebunan pascabencana hidrometeorologi di Aceh. “Penjelasan yang disampaikan Pemerintah Aceh sudah tepat dan sejalan dengan data yang kami miliki. Ini menunjukkan komunikasi yang […]

Ini Alasan Mentan Ekspor Beras dari Kediaman: Efisiensi Anggaran untuk Petani

Ini Alasan Mentan Ekspor Beras dari Kediaman: Efisiensi Anggaran untuk Petani

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memilih kediamannya sebagai lokasi pelepasan rencana ekspor perdana 1.000 ton beras ke Malaysia bukan tanpa alasan. Langkah tersebut merupakan bagian dari penerapan efisiensi yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus memastikan anggaran pemerintah lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan produktif petani. Agenda ekspor beras ke Malaysia sebelumnya direncanakan berlangsung […]

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta dan memilih terbang langsung ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/8). Keputusan tersebut diambil setelah Amran mendengar langsung aspirasi mahasiswa asal Alor, Adriano Padama, saat mengisi kuliah umum di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Kamis (6/8). Dalam kesempatan tersebut, Adriano menyampaikan […]

Kementan Kembali Cetak Tenaga Muda Profesional Bidang Pertanian

Kementan Kembali Cetak Tenaga Muda Profesional Bidang Pertanian

Pilarpertanian – Jakarta ; Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan upaya untuk mencetak tenaga-tenaga muda yang terampil, adaptif dan menguasai teknologi pertanian modern. Salah satunya ditandai dengan Wisuda Nasional 1.532 lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Gedung Kementan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). “Ini adalah anak-anak kita yang […]

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan aturan baru agar buruh tani di seluruh Indonesia dapat mengakses bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kebijakan ini disiapkan untuk memastikan keterbatasan status atau ketentuan administratif tidak lagi menjadi penghalang bagi buruh tani yang membutuhkan alat produksi di lapangan. Rencana tersebut disampaikan Mentan Amran saat meninjau […]