Kuatkan Lumbung Pangan Masyarakat, Gapoktan di Jawa Tengah Satukan Komitmen
Foto : Plt. Kepala Badan Ketahanan Pangan, Sarwo Edhy Mengatakan Bahwa Poktan/Gapoktan Harus Berpartisipasi Aktif Memperkuat Cadangan Pangan Masyarakat.

Kuatkan Lumbung Pangan Masyarakat, Gapoktan di Jawa Tengah Satukan Komitmen

Pilarpertanian - Penguatan cadangan pangan masyarakat melalui kegiatan lumbung pangan masyarakat (LPM) sangat penting dalam menjaga ketersedian dan akses pangan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen penuh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam menjamin penyediaan pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia.


Untuk mendukung hal tersebut telah dilakukan penandatanganan komitmen penguatan Lumbung Pangan Masyarakat oleh Poktan/ Gapoktan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) Provinsi Jawa Tengah di Solo, Rabu (22/09/2021).


Plt. Kepala Badan Ketahanan Pangan Sarwo Edhy dalam arahannya kepada poktan/ gapoktan yang hadir dalam acara tersebut agar berpartisipasi aktif dalam memperkuat cadangan pangan masyarakat sebagai wujud implementasi LPM Swadaya dari para pelaku Poktan/Gapoktan PUPM.


“Penguatan LPM sebagai penyedia cadangan pangan terus didorong agar berkelanjutan yang berfungsi sebagai terminal pangan di tingkat masyarakat dengan cakupan komoditas yang beragam” ungkap Sarwo.



Menurutnya, upaya ini perlu disinergikan secara optimal dengan penguatan sumberdaya manusia pelaksana kegiatan lumbung, perluasan jejaring kemitraan antarlumbung pangan, keterhubungan dengan dunia usaha, sinergitas dengan pemerintah desa, serta peningkatan peran dan fungsi kelembagaan pengelola cadangan pangan menjadi Badan Usaha Milik Petani (BUMP).


“BUMP ini merupakan salah satu roda penggerak perekonomian di tingkat desa, dalam rangka menumbuhkan ekonomi nasional serta menyerap tenaga kerja dan sebagai akses ekonomi bagi petani kita. Tentunya diharapkan dapat meningkatkan peluang kerja sama dengan lembaga permodalan dan akses pasar yang lebih luas” ujarnya.


Sarwo menegaskan arahannya kepada Poktan/Poktan untuk mengoptimalkan pengelolaan stok dengan cara perputaran stok melalui usaha ekonomi produktif jual-beli atau simpan-pinjam untuk menjamin kualitas stok yang tersedia di gudang.


Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Agus Wariyanto yang menyebut bahwa penandatangan komitmen ini merupakan suatu upaya yang inovatif dan penting untuk memperkuat cadangan pangan terutama masa pandemi saat ini.


“Di Jawa Tengah kami laporkan setiap tahun itu melalui APBD provinsi itu paling tidak ada 300 ton gabah kering giling tetapi penyalurannya dalam bentuk beras dipacking 5 kiloan kita bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan terutama untuk menangani rawan pangan” ujarnya.


Diapun menyebut dukungan penuh dari Gubernur Jawa Tengah yang juga berkomitmen dalam membenahi tata kelola cadangan pangan masyarakat menjadi lebih profesional. Untuk itu, dorongan terus dilakukan untuk kabupaten kota yang belum memiliki cadangan pangan karena keterbatasannya termasuk cadangan pangan di tingkat desa.


“Kita sudah punya alternatifnya yaitu inovasi kelembagaan petani yang perlu kita naikkan kelasnya menjadi lembaga ekonomi petani yang berbentuk badan usaha milik petani kolaborasi dengan lembaga pembiayaan tentunya” tambah Agus.


Sementara itu, Muhamad Sodik Ketua Gapoktan Telogo Makmur Kabupaten Demak menyatakan komitmennya untuk menyediakan, menjaga dan mengelola stok cadangan pangan yang tersedia di gudang poktan/ gapoktan sebesar 5 ton beras atau 10 ton gabah dalam rangka mendukung penguatan cadangan pangan masyarakat melalui kegiatan LPM.


“Komitmen kami bahwa pangan tidak boleh putus dalam artian di masyarakat jangan sampai ada kekurangan pangan, karena itu kami di gapoktan siap dan bersedia menjalankan komitmen ini,” ujar Sodik.


Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto menyebut sampai dengan tahun 2021 ini terdapat 7.843 LPM, terdiri dari 4.373 LPM yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pertanian yang tersebar di 388 kab/kota pada 33 provinsi serta 2.867 LPM dibiayai APBD dan 603 LPM dibangun secara swadaya oleh masyarakat.


“Saat ini, untuk Jawa Tengah ada 110 poktan/ gapoktan telah menandatangani dan menyatakan komitmennya, artinya stok di gudang jangan sampai habis, harus selalu tersedia sebagai antisipasi. Jika mau dikeluarkan harus tetap ada yang tersedia. Jangan sampai ada orang lapar di masyarakat” ujarnya.


Diapun berharap komitmen ini diikuti dengan semangat yang terus dibangun agar ketersediaan pangan tersedia sehingga tidak perlu ada kekhawatiran terkait rawan pangan atau kelaparan. Untuk target ke depannya tentu dapat memberikan nilai tambah dan daya saing, pungkasnya.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Mentan SYL: Badan Karantina Harus Kawal Ekspor dan Lebih Kreatif

Mentan SYL: Badan Karantina Harus Kawal Ekspor dan Lebih Kreatif

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta jajaran Badan Karantina Pertanian (Barantan) untuk terus mengawal ekspor pertanian. Menurut Syahrul, kerja keras jajaran Barantan sudah terlihat dengan suksesnya Merdeka Ekspor yang diselenggarakan 15 Agustus lalu. “Selama tujuh hari, kita bisa mengekspor sebanyak Rp 7,26 Triliun. Semua ini bisa dilakukan karena kompak dan kerja keras semua […]

Mentan SYL Minta Karantina Perketat Produk Pertanian Yang Masuk ke Indonesia

Mentan SYL Minta Karantina Perketat Produk Pertanian Yang Masuk ke Indonesia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong Badan Karantina Pertanian untuk memperketat setiap produk pangan dan makanan yang masuk melalui pintu-pintu bandara dan pelabuhan seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Mentan saat memimpin upacara Hari Karantina Pertanian 2021 di Lapangan Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin, 18 Oktober 2021. “Tugas dari karantina pertanian ini sangat […]

Kementan Dorong Peningkatan Nilai Tambah Bawang Merah dalam Bentuk Pangan Olahan

Kementan Dorong Peningkatan Nilai Tambah Bawang Merah dalam Bentuk Pangan Olahan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengarahkan pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Untuk mewujudkan hal tersebut, jajarannya diminta untuk bertindak cerdas, tepat dan cepat. Manusia pertanian harus menjadi pribadi yang mandiri dan bisa memanfaatkan teknologi modern. “Pembangunan hortikultura diarahkan pada peningkatan produksi, produktivitas, akses pasar dan logistik. Peningkatan daya saing hortikultura harus […]

Mentan Semangati Widyaiswara, Dosen dan Penyuluh Untuk Cetak SDM Pertanian Unggul

Mentan Semangati Widyaiswara, Dosen dan Penyuluh Untuk Cetak SDM Pertanian Unggul

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong peran sumber daya manusia (SDM) yang unggul, professional dan adaptif. Pasalnya, SDM menjadi kunci penting dalam pembangunan pertanian dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman. “Besok kamu menjadi delegasi sektor pertanian. Kita rubah persepsi anak muda tentang pertanian, ubah mindset pertanian itu kotor. Pertanian itukan profesi. […]

Resmikan Kampus PEPI, Mentan Ubah Paradigma Pertanian

Resmikan Kampus PEPI, Mentan Ubah Paradigma Pertanian

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa kita tidak boleh abai terhadap sektor pertanian, karena pertanian terbukti menjadi salah satu sektor yang dapat memperkuat ekonomi nasional khususnya di tengah pandemi covid-19. Untuk itu, agar pertanian dapat terus bertahan dan bersaing menurut Mentan dibutuhkan Pembangunan SDM pertanian yang berbasis teknologi dan science, salah satunya […]

Kementan Dorong Sulut Ekspor Benih Jagung

Kementan Dorong Sulut Ekspor Benih Jagung

Pilarpertanian – Petani di Sulawesi Utara terus semangat melakukan prosesing benih jagung hibrida varietas JH 37 hasil panen raya hingga akhir Desember mendatang dengan total luas panen keseluruhan seluas 350 ha kegiatan Pengembangan Petani Produsen Benih (P3BTP) Berbasis Korporasi Petani. Plt. Direktur Perbenihan, Mohammad Takdir Mulyadi dalam kesempatan kunjungan ke gudang prosesing jagung hibrida CV. Karya […]

Dorong Ekspor Jeruk Tiga Kali Lipat, Mentan SYL Targetkan Bantu 1 Juta Bibit

Dorong Ekspor Jeruk Tiga Kali Lipat, Mentan SYL Targetkan Bantu 1 Juta Bibit

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong pengembangan komoditas hortikultura berbasis kawasan untuk mendongkrak volume ekspor hingga tiga kali lipat. Jeruk merupakan komoditas Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan permintaan ekspor cukup tinggi dan kontinue sehingga pengembangannya perlu ditingkatkan mencapai 1 juta bibit jeruk unggul, salah satunya jeruk purut yang telah memiliki […]

Uji Coba Inovasi Teknologi Pertanian Lahan Kering, Mentan : Aktivitas Pertanian Lebih Terukur

Uji Coba Inovasi Teknologi Pertanian Lahan Kering, Mentan : Aktivitas Pertanian Lebih Terukur

Pilarpertanian – Penggunaan teknologi dapat mengoptimalkan kinerja pertanian, termasuk pertanian di lahan kering, Indonesia tercatat memiliki 99,65 juta hektare lahan kering yang potensial. Potensi tersebut, kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), harus dioptimalkan dengan intervensi inovasi dan teknologi yang tepat. “Kita tidak bisa bertahan dengan cara – cara kemarin, harus dengan cara modern, […]

Ketidakjelasan Bulog Serap Jagung 30.000 Ton, Petani Grobogan Akhirnya Jual ke Pabrik Pakan

Ketidakjelasan Bulog Serap Jagung 30.000 Ton, Petani Grobogan Akhirnya Jual ke Pabrik Pakan

Pilarpertanian – Kepala Dinas Pertanian Grobogan, Sunanto bersama Perum Bulog Cabang Semarang telah melakukan penandatanganan berita acara kesiapan pasokan dan penetapan harga beli jagung pada tanggal 9 Oktober 2021. Berita acara ini menyepakati beberapa hal terkait penyiapan pasokan dan penyaluran jagung dengan Cadangan Stabilisasi Harga Pangan (jagung CSHP) sebanyak 30.000 ton. “Ketidakjelasan Bulog pada tindak […]