Mentan Amran Pastikan Kawal Bantuan Kementan Peduli Tersalurkan Tepat Sasaran
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Meninjau Langsung Proses Loading Logistik ke Atas Kapal KRI Banda Aceh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Mentan Amran Pastikan Kawal Bantuan Kementan Peduli Tersalurkan Tepat Sasaran

Pilarpertanian - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa seluruh bantuan dalam program Kementan Peduli untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, Sibolga, dan Padang dikawal ketat agar tersalurkan tepat sasaran tanpa penyimpangan. Bantuan dikirim melalui darat, udara, dan laut secara berkelanjutan, termasuk menggunakan pesawat dan kapal laut dengan dukungan penuh TNI.


“Ini adalah bentuk tanggung jawab kita, dan karena itu setiap proses pengiriman kami kawal secara ketat. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Kementan Peduli yang berasal dari para mitra strategis, pengusaha, serta pegawai Kementerian Pertanian. Maka dari itu, kami memastikan bantuan ini sampai ke tujuan dan tidak ada yang disalahgunakan,” kata Mentan Amran saat meninjau langsung proses loading logistik ke atas kapal KRI Banda Aceh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat(5/12/25).


Mentan Amran menyampaikan bahwa pengiriman bantuan Kementan Peduli tahap pertama telah dimulai sejak Kamis (4/12/2025) melalui jalur udara via Bandara Halim Perdana Kusuma. Bantuan tersebut telah tiba di Aceh dan diterima secara resmi oleh BNPB. Hari ini, pengiriman tahap berikutnya kembali dilakukan menggunakan armada laut sebagai bagian dari percepatan distribusi bantuan ke wilayah terdampak.


“Alhamdulillah kemarin bantuan melalui Hercules sudah tiba di Aceh dan diterima BNPB. Hari ini kita berangkatkan lagi menggunakan kapal laut atas bantuan Kepala Staf Angkatan Laut. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kasal beserta jajaran atas dukungannya,” ujar Amran.



Pada tahap pertama, sebanyak 207 truk logistik diberangkatkan melalui jalur udara dan laut. Bantuan yang dikirim terdiri dari kebutuhan konsumsi dan operasional darurat seperti beras, mi instan, minyak goreng, susu, air mineral, makanan siap saji, selimut, dan genset untuk mendukung fasilitas di wilayah terdampak.


Mentan Amran menegaskan bahwa total bantuan yang telah dikirim melalui skema Kementan Peduli kini mencapai Rp34,8 miliar dan jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring perkembangan kebutuhan di lapangan.


“Bantuan ini adalah titipan pegawai Kementan dan seluruh stakeholder dan kami bertanggung jawab penuh memastikan semuanya sampai ke tangan yang berhak. Karena itu, prosesnya kami kawal mulai dari gudang, naik ke Hercules, naik ke kapal, hingga diterima BNPB di daerah. Setiap bantuan didokumentasikan, ada berita acara, dan dikonfirmasi langsung oleh tim di lapangan,” kata Mentan.


Selain bantuan dari program Kementan Peduli, Amran juga menyampaikan bahwa pemerintah telah mengirimkan bantuan pangan reguler berupa 44 ribu ton beras serta 6 ribu ton minyak goreng sebagai dukungan pemenuhan stok pangan daerah terdampak. Cadangan beras pemerintah juga disiapkan hingga tiga kali lipat dari kebutuhan agar tidak terjadi kekurangan suplai di lapangan.


“Tidak boleh ada saudara kita yang kelaparan. Stok beras aman, bahkan Aceh sendiri punya surplus. Negara hadir, dan kita pastikan distribusi berjalan,” ucap Amran.


Pada kesempatan ini, Mentan Amran mengapresiasi dukungan operasi penyaluran ini tidak hanya melibatkan TNI AL dan TNI AU, tetapi juga jajaran lainnya termasuk TNI AD, Polri, BNPB, Bulog, dan pemerintah daerah setempat. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang terlibat dalam percepatan penanganan.


“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Kasal, Kasau, Panglima TNI, Kapolri, serta seluruh kementerian dan pihak yang membantu. Ini bukti bahwa pemerintah dan rakyat bergerak dalam satu semangat solidaritas,” ujarnya.


Mentan Amran memastikan bahwa bantuan akan terus dikirim dalam beberapa gelombang berikutnya hingga seluruh kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi, termasuk kemungkinan penambahan alokasi apabila ditemukan peningkatan kebutuhan di lapangan.


“Kami pastikan bantuan ini hadir secepat mungkin. Hari ini kapal laut pertama berangkat, dalam dua hari akan tiba di Padang dan dilanjutkan ke Sibolga lalu Aceh. Kemungkinan akan ada kapal berikutnya. Insya Allah semua berjalan, dan bantuan sampai dengan jumlah yang utuh,” tutup Mentan Amran.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Di PENAS 2026, Wapres Gibran Sebut Indonesia Kian Mandiri Pangan Berkat Petani dan Nelayan

Di PENAS 2026, Wapres Gibran Sebut Indonesia Kian Mandiri Pangan Berkat Petani dan Nelayan

Pilarpertanian – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyatakan Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional berkat kerja keras petani dan nelayan serta dukungan kebijakan pemerintah yang berpihak pada sektor pertanian dan perikanan. Hal tersebut disampaikan Wapres saat membuka Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo, Sabtu (20/6). Menurut Wapres […]

Kementan Genjot Tanam Oplah dan CSR untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Kementan Genjot Tanam Oplah dan CSR untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali melaksanakan Gerakan Tanam Serempak pada Jumat (3/7/2026) sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi pangan nasional dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, dan dilaksanakan serempak di 25 provinsi pada lokasi Optimalisasi […]

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Genjot Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam Padi di Kabupaten Sukabumi

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Genjot Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam Padi di Kabupaten Sukabumi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) secara masif meluncurkan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam Serentak di 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Sukabumi yang merupakan sentra produksi padi nomor 2 nasional. Gerakan strategis ini bertujuan untuk mendongkrak Luas Tambah Tanam (LTT) padi guna meningkatkan produksi beras dalam menghadapi ancaman dampak El […]

Di Hadapan 100 Ribu Petani dan Nelayan seluruh Indonesia di PENAS XVII, Presiden Prabowo Pastikan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Di Hadapan 100 Ribu Petani dan Nelayan seluruh Indonesia di PENAS XVII, Presiden Prabowo Pastikan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga dan memperkuat swasembada pangan nasional secara berkelanjutan di hadapan lebih dari 100 ribu petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha pertanian yang menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Presiden Prabowo menyatakan Indonesia kini berada pada posisi yang […]

Kementan: Hati-hati Hoaks Rekrutmen “Petugas Sensus Pertanian 2026”, Masyarakat Waspada Modus Penipuan

Kementan: Hati-hati Hoaks Rekrutmen “Petugas Sensus Pertanian 2026”, Masyarakat Waspada Modus Penipuan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan mengenai rekrutmen “Petugas Sensus Pertanian 2026” adalah hoaks dan tidak berasal dari Kementerian Pertanian. Dalam informasi palsu tersebut, pelaku mencatut nama Kementerian Pertanian dan foto Mentan Amran dengan menawarkan lowongan kerja petugas sensus pertanian bagi lulusan SMA/sederajat dengan iming-iming […]

Antusiasme Temu Teknologi Kelapa di PENAS XVII Gorontalo, Bahas Budidaya hingga Hilirisasi

Antusiasme Temu Teknologi Kelapa di PENAS XVII Gorontalo, Bahas Budidaya hingga Hilirisasi

Pilarpertanian – Gorontalo; Temu Teknologi Kelapa di PENAS XVII Gorontalo disambut antusias, mengulas budidaya, inovasi teknologi, hingga strategi hilirisasi untuk mendorong nilai tambah komoditas kelapa. Rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo tak hanya menghadirkan gelar teknologi dan pameran produk unggulan dari berbagai daerah. Ajang nasional ini juga menjadi wadah peningkatan kapasitas […]

Di Puncak PENAS XVII Presiden Prabowo Kembali Tegaskan Komitmen Menuju Swasembada Pangan Nasional

Di Puncak PENAS XVII Presiden Prabowo Kembali Tegaskan Komitmen Menuju Swasembada Pangan Nasional

Pilarpertanian – Gorontalo ; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di kawasan GOR David-Tonny, Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Presiden menjadi puncak rangkaian agenda nasional yang mempertemukan puluhan ribu petani, nelayan, penyuluh pertanian, pelaku usaha, akademisi, hingga pemangku kepentingan sektor pertanian […]

Kementan Dorong UGM Daftarkan HAKI PVT

Kementan Dorong UGM Daftarkan HAKI PVT

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) tengah masif mendorong Universitas Gadjah Mada untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Atas Intelektual (HAKI) Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). Pasalnya, UGM merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia telah banyak menghasilkan varietas unggul yang berproduktivitas tinggi serta adaptasi terhadap perubahan iklim namun hingga […]

Menteri Pertanian Tinjau Gelar Teknologi Hilirisasi Perkebunan pada PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Menteri Pertanian Tinjau Gelar Teknologi Hilirisasi Perkebunan pada PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Pilarpertanian – Gorontalo, 20 Juni 2026 – Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII resmi diselenggarakan di Provinsi Gorontalo pada tanggal 20–25 Juni 2026. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan GORR David-Tony, Desa Hepu Hulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo ini menjadi ajang temu karya, inovasi, kemitraan, serta penguatan kolaborasi antara petani, nelayan, penyuluh pertanian, pemerintah, akademisi, dan […]