Panen Bawang Merah di Berbagai Sentra  Produksi, Harga Bergerak Normal
Kegiatan Panen Bawang Merah Seluas 20 Hektar di Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah.

Panen Bawang Merah di Berbagai Sentra Produksi, Harga Bergerak Normal

Pilarpertanian - Setelah beberapa pekan bawang merah bertengger di harga tinggi, mulai pekan ketiga Juli ini harga bawang merah terpantau mulai kembali normal. Kementerian Pertanian melalui Ditjen Hortikultura sebelumnya juga telah memperkirakan bulan Juli ini pasokan akan normal dan harga bawang merah berangsur melandai seiring dengan masuknya musim panen di beberapa sentra terutama kawasan Brebes dan wilayah di sepanjang pantura Jawa Tengah termasuk Kabupaten Pemalang.


Panen bawang merah seluas 20 hektar di Desa Klareyan Kecamatan Petarukan – Pemalang berlangsung hari Kamis (21/7) dihadiri perwakilan Ditjen Hortikultura, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, dan Dinas Pertanian Pemalang. Setidaknya terdapat 20 hektar pertanaman bawang merah yang memasuki panen minggu ketiga Juli ini. Kawasan tersebut merupakan alokasi bantuan APBN Ditjen Hortikultura tahun anggaran 2022 yang dilaksanakan melalui Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah. “Hasilnya bagus, hasil ubinannya sekitar 5 kilo per m2. Kalau dirata-rata dapet sekitar 17 – 18 ton/hektar bawang kering panen. Harganya juga masih bagus, Rp 30.000,- per kilonya. Jadi petani masih untung lumayan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Pemalang, Wahadi, usai diminta keterangan seusai panen. Pemkab Pemalang menurutnya berkomitmen terus mendorong petani menanam bawang merah karena terbukti hasilnya jauh lebih menguntungkan dibanding komoditas pertanian lainnya.


Petani bawang merah Petarukan Pemalang, Komarudin, mengaku sangat senang dengan hasil panen yang diperolehnya. “Alhamdulillah meski cuaca tidak menentu, bawang merah saya bisa selamat dan dipanen. Hasil umbinya cukup besar dan harganya juga masih bagus. Matur nuwun Kementerian Pertanian dan Dinas yang sudah membantu,” kata Komarudin senang.


Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Supriyanto, di tempat yang sama menyebut panen di Pemalang membuktikan eksistensi Jawa Tengah sebagai lumbung bawang merah nasional. “Brebes masih kokoh sebagai sentra terbesar di Indonesia. Sepanjang pantura mulai dari Tegal, Pekalongan, Pemalang, Kendal, Demak, Pati, Grobogan tumbuh menjadi kawasan produksi bawang merah penyangga Jawa Tengah dan Nasional. Kami selalu surplus sepanjang tahun,” ungkap Supriyanto.



Menurutnya, program pengembangan bawang merah yang didanai oleh APBN ataupun APBD harus dilaksanakan tepat waktu dan tepat sasaran. Pemerintah harus mengelola keterbatasan anggaran negara untuk memberikan dampak sebesar-besarnya terhadap produksi dan kesejahteraan petani bawang merah. “Salah satu caranya dengan mengoptimalkan potensi penanaman saat bulan-bulan off-season seperti Januari-April. Selain bisa memperkuat sistem produksi antar-waktu dan antar-wilayah, petani juga berpeluang memperoleh pendapatan yang lebih baik. Perlu dipetakan dan direncanakan kawasan-kawasan yang memungkinkan untuk penanaman off-season tersebut,” ujarnya.


Dikonfirmasi terpisah, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Tommy Nugraha membenarkan bahwa pasokan bawang merah terutama dari kawasan Brebes dan sekitarnya saat ini semakin meningkat. “Indikatornya bisa kita pantau dari pasokan dan harga grosir di pasar induk Kramat Jati Jakarta. Pasokannya rata-rata sudah di atas 90 ton/hari. Per hari ini bawang merah kelas paling super harganya Rp 30.000,- per kilo, yang sebelumnya sempat mencapai Rp 60.000 – Rp 70.000,- per kilo,” terang Tommy. “Tapi tolong dicatat, meski pasokan normal dan harga turun, kita ingin harga di tingkat petani harus tetap menguntungkan,” imbuhnya.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya pelestarian sumber daya genetik tanaman melalui percepatan pendaftaran dan pelepasan varietas tanaman lokal di seluruh Indonesia. Upaya tersebut salah satunya tercermin di Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memiliki 154 varietas tanaman lokal terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP), tertinggi di luar Pulau […]

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Pacu Produksi Nasional Tembus 3 Juta Ton

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Pacu Produksi Nasional Tembus 3 Juta Ton

Pilarpertanian – Pemerintah mempercepat langkah menuju swasembada gula putih nasional dalam dua tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk mewujudkan target tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari peremajaan tanaman tebu, peningkatan produktivitas, modernisasi budidaya, hingga transformasi industri gula nasional dengan target produksi gula nasional menembus 3 juta ton pada 2029. Hal […]

Mentan Amran Tantang UNESA Kembangkan Benih Kedelai Unggul, Dukung Swasembada

Mentan Amran Tantang UNESA Kembangkan Benih Kedelai Unggul, Dukung Swasembada

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menantang Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk menghasilkan benih kedelai unggul berproduktivitas tinggi dalam mendukung percepatan swasembada kedelai nasional. Dengan kolaborasi riset bersama Unesa, Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan lahirnya varietas kedelai yang mampu menghasilkan 5-6 ton per hektare sehingga dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor kedelai. Hal tersebut […]

Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah, Pertanian Modern Jadi Peluang Besar

Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah, Pertanian Modern Jadi Peluang Besar

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda untuk tidak hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi berani menjadi pengusaha yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menghadirkan inovasi. Menurutnya, sektor pertanian membuka peluang bisnis yang besar dengan inovasi dan teknologi pertanian modern yang ada saat ini. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat menjadi […]

Tarik Minat Petani Muda, Kementan Upayakan Kembangkan Ekosistem Kewirausahaan Pertanian

Tarik Minat Petani Muda, Kementan Upayakan Kembangkan Ekosistem Kewirausahaan Pertanian

Pilarpertanian – Jakarta : Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong generasi milenial saat ini untuk terjun ke sektor pertanian maupun berwirausaha produk-produk pertanian. Saat ini sudah semakin banyak anak muda yang melihat pertanian sebagai sektor yang mampu memberikan kesejahteraan sekaligus ruang berinovasi. Kementan RI juga terus mengupayakan tumbuhnya ekosistem kewirausahaan pertanian, suatu jaringan kolaboratif yang menghubungkan […]

Kementan Percepat Tanam Oplah dan CSR untuk Perkuat Produksi Pangan Nasional

Kementan Percepat Tanam Oplah dan CSR untuk Perkuat Produksi Pangan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali melaksanakan Gerakan Tanam Serempak pada Sabtu (18/7/2026) sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi pangan nasional dan memperkuat swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Gemenggeng, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, dan dilaksanakan secara serempak di 26 provinsi pada lokasi […]

Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Pastikan Sinergi MBG dan Pertanian Perkuat Kesejahteraan Petani

Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Pastikan Sinergi MBG dan Pertanian Perkuat Kesejahteraan Petani

Pilarpertanian – Menjelang pelantikannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus memberikan manfaat bagi sektor pertanian. Menurutnya, program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat rantai pasok pangan serta menciptakan pasar yang besar bagi petani, […]

Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Mitigasi Kekeringan Nasional

Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Mitigasi Kekeringan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan 56 ribu unit pompa air pada Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah mitigasi kekeringan nasional untuk menjaga produksi pangan di tengah ancaman musim kemarau dan perubahan iklim. Program pompanisasi menjadi strategi pemerintah untuk memastikan lahan sawah tetap memperoleh pasokan air sehingga target swasembada pangan dapat terus dijaga. Menteri Pertanian (Mentan) […]

Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar

Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar

Pilarpertanian – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak Pengusaha Tani Indonesia (PTI) mengubah orientasi usaha dari sekadar mengejar proyek pemerintah menjadi membangun bisnis pertanian yang besar, berdaya saing, dan berorientasi ekspor. Menurut Wamentan Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, peluang terbesar sektor pertanian saat ini bukan berada pada proyek pemerintah, melainkan pada perluasan pasar global […]