PB HMI Dorong Keterlibatan Pemuda Dalam Hilirisasi Pertanian
Ketua Bidang Pertanian dan Kelautan PB HMI Romadhon dalam Forum Gerakan Untuk Rakyat di Sekretariat PB HMI, Jakarta.

PB HMI Dorong Keterlibatan Pemuda Dalam Hilirisasi Pertanian

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi program hilirisasi pertanian sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian. Sejalan dengan upaya tersebut, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mengawal keberlanjutan hilirisasi.


Ketua Bidang Pertanian dan Kelautan PB HMI, Romadhon, dalam Forum Guntur (Gerakan Untuk Rakyat) bertajuk “Menakar Hilirisasi Sektor Pertanian” di Sekretariat PB HMI, Jakarta, Kamis (25/9), menegaskan bahwa keterlibatan pemuda menjadi kunci dalam membangun hilirisasi yang berkelanjutan.


“Hilirisasi berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan mengurangi ketergantungan impor. Namun semua itu harus diawali dari sektor hulu dengan mendorong generasi muda kembali ke dunia pertanian,” ujarnya.


Senada, Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, menilai regenerasi petani merupakan agenda strategis yang perlu mendapat perhatian. Menurutnya, semakin banyak generasi muda yang beralih profesi di luar sektor pertanian sehingga diperlukan langkah bersama untuk menjaga keberlanjutan pangan nasional.



“Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun modernisasi pertanian kita masih tertinggal dibandingkan negara lain. Karena itu, perlu pembenahan menyeluruh mulai dari kebijakan, penguatan kelembagaan, hingga jaminan harga yang menguntungkan petani,” kata Bagas.


Dukungan serupa datang dari Ketua Pengurus Koperasi Bulog Pusat, Fatah Yasin, yang menekankan agar peran mahasiswa dan pemuda tidak berhenti pada wacana.


“Pangan merupakan fondasi ketahanan sosial, ekonomi, dan politik. Karena itu, mahasiswa harus mampu terlibat langsung dalam penguatan ekosistem pangan nasional, baik di sektor produksi (on farm) maupun pengolahan dan distribusi (off farm),” jelasnya.


Sementara itu, FIAN Indonesia melalui Martin Hadiwinata mengingatkan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap beras dan impor gandum masih tinggi. Ia menilai diversifikasi pangan lokal perlu diperkuat agar akses gizi masyarakat lebih merata sekaligus mendorong kedaulatan pangan.


“Regenerasi petani muda dan kampanye pangan lokal harus menjadi agenda strategis, termasuk bagi kader HMI,” ujarnya.


Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa setelah mencetak capaian bersejarah dengan stok beras nasional tertinggi sepanjang masa, mencapai 4,2 juta ton, Indonesia siap naik kelas, dari penghasil bahan mentah menjadi negara pengolah sekaligus eksportir produk pertanian bernilai tambah tinggi.


Menurutnya, program hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekspor, tetapi juga menciptakan jutaan lapangan kerja baru, menghidupkan industri desa, dan memperkuat ekonomi lokal.


“Selama ini, negara lain mengolah kakao dan kopi kita lalu mengekspor dengan nilai puluhan kali lipat. Kini saatnya Indonesia memimpin hilirisasi komoditasnya sendiri,” tegas Mentan Amran.


Untuk itu, pemerintah menyiapkan investasi senilai Rp371,6 triliun yang bersumber dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), sektor swasta, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


Lebih jauh, pemerintah mempercepat hilirisasi komoditas strategis perkebunan dengan fokus pada enam komoditas utama, yakni tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, serta lada/pala. Program ini menargetkan pengembangan lahan seluas 800.000 hektare dengan dukungan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian Pertanian sebesar Rp9,95 triliun.


Dengan sinergi pemerintah, dunia usaha, dan pemuda, hilirisasi diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan daya saing pertanian Indonesia di pasar global.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mulai membuka pendataan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk penyaluran pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2027 pada Selasa, 22 September 2026. Dalam proses ini, Kementan memperketat validasi data agar penerima dan kebutuhan pupuk benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Pemutakhiran data mencakup identitas petani, luas dan lokasi lahan, komoditas […]

Kementan: Digitalisasi Perizinan Pestisida Harus Beri Kepastian bagi Industri

Kementan: Digitalisasi Perizinan Pestisida Harus Beri Kepastian bagi Industri

Pilarpertanian – Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian, Indra Zakaria Rayuzman, menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan produk pestisida yang beredar memenuhi persyaratan mutu sekaligus memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Hal itu disampaikan Indra saat membuka Pameran dan Seminar APROPI AgrochemBIZ Show […]

Ratas di Istana, Mentan Amran Perkuat Produksi Pertanian Dukung Kemandirian Energi

Ratas di Istana, Mentan Amran Perkuat Produksi Pertanian Dukung Kemandirian Energi

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan produksi pangan nasional, khususnya beras terus dijaga untuk mempertahankan ketahanan pangan dan keberlanjutan swasembada. Pada saat yang sama, sektor pertanian juga siap mendukung agenda kemandirian energi nasional melalui pengembangan energi berbasis sumber daya domestik. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran usai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) di Istana […]

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan skema pembiayaan pengembangan industri bioetanol nasional yang akan melibatkan BUMN, swasta, dan masyarakat. Pemerintah menyiapkan kepastian lahan dan legalitas kawasan, sementara rakyat didorong menjadi bagian dari ekosistem usaha agar manfaat ekonomi pengembangan bioetanol dapat dirasakan secara luas. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran usai Rapat Program Khusus […]

Perkuat Brigade Pangan, Kementan Tingkatkan Kapasitas Manajemen Usaha Tani Padi

Perkuat Brigade Pangan, Kementan Tingkatkan Kapasitas Manajemen Usaha Tani Padi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia pertanian guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Manajemen Usaha Tani Padi bagi Brigade Pangan Model dan Penanggung Jawab (LO) Brigade Pangan Kabupaten/Kota yang berlangsung di BBPMKP Ciawi, Bogor, pada 15–17 September […]

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali menggelar Gerakan Tanam Serempak pada Jumat (18/9/2026) sebagai upaya mempercepat penanaman, meningkatkan indeks pertanaman (IP), serta memperkuat produksi pangan nasional menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Bandar Laksamana, Kecamatan Saba Auh, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dan dilaksanakan […]

NTP Petani Tembus Rekor 129,19, Ekonomi Petani Makin Menguat

NTP Petani Tembus Rekor 129,19, Ekonomi Petani Makin Menguat

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Agustus 2026 mencapai 129,19, meningkat 1,05 persen dibandingkan Juli 2026 yang berada pada level 127,84. Capaian tersebut menjadi level tertinggi dan menunjukkan penguatan posisi ekonomi petani seiring harga yang diterima petani tumbuh lebih tinggi dibandingkan biaya yang harus dibayarkan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan peningkatan […]

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan yang berhasil menggagalkan upaya importasi ilegal beras dan garam. Menurut Mentan Amran, penindakan tersebut menjadi langkah penting untuk melindungi 115 juta petani Indonesia sekaligus menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional. “Pak Menkeu, Pak Dirjen, mewakili petani 115 juta orang saya […]

Drone Turun ke Sawah Konawe, Kementan Uji Pertanian Modern untuk Kejar Swasembada Pangan

Drone Turun ke Sawah Konawe, Kementan Uji Pertanian Modern untuk Kejar Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mempercepat swasembada pangan melalui optimalisasi lahan, peningkatan indeks pertanaman (IP), serta penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian. Langkah tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Bersama di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Meraka, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (14/9/2026). Kegiatan tanam dilaksanakan pada hamparan lahan CSR seluas 112 hektare. Pada […]