Pengembangan Kelapa Genjah 1 Juta Batang, Kementan Optimalisasi Lahan Pekarangan dan Tak Produktif
Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Andi Nur Alam Syah Mengatakan Perkembangan Program Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang Berjalan Lancar dan Tidak Ada Kendala.

Pengembangan Kelapa Genjah 1 Juta Batang, Kementan Optimalisasi Lahan Pekarangan dan Tak Produktif

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berakselerasi guna mensukseskan program pengembangan kelapa genjah 1 juta batang secara nasional. Program yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo pada bulan Agustus 2022, merupakan program strategis nasional untuk memperkuat sektor pertanian sebagai bantalan perekonomian dan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dalam menghadapi krisis pangan global.


“Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, untuk mensukseskan pengembangan kelapa genjah 1 juta batang nasional ini terobosan yang dilakukan yakni optimalisasi lahan pekarangan dan lahan tak produktif. Pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan tak produktif tentunya menjadi langkah nyata untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” demikian dikatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan, Andi Nur Alam Syah di Jakarta, Selasa (15/11/2022).


Andi Nur Alam menyebutkan perkembangan program tanam kelapa genjah 1 juta batang hingga saat ini membuahkan hasil yang baik dengan pertumbuhan 100 persen dan bahkan telah memiliki tunas baru. Kementan bersama pemerintah daerah berkolaborasi dalam pemeliharaan dan memenuhi kebutuhan lainnya sehingga pertumbuhan tanaman kelapa genjah tak ada kendala.


“Untuk memastikan program berjalan baik, Kementan melakukan monitoring dan evaluasi agar terbangun kawasan kelapa genjah yang bisa mendongkrak pendapatan masyarakat dan ekonomi nasional,” ujarnya.



Sementara itu, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya, Direktur Jenderal Perkebunan, Parlin Robert Sitanggang mengatakan pihaknya diberikan mandat untuk mensukseskan program penanaman kelapa genjah 1 juta batang nasional. Untuk mencapai target tersebut, akselerasi yang dilakukan adalah pemanfaatkan lahan pekarangan dan hamparan tak produktif.


“Selain Solo Raya, salah satu daerah yang menjadi sasaran dari program ini adalah Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Kabupaten ini masih memiliki banyak lahan non produktif yang dapat dimanfaatkan untuk penanaman kelapa genjah. Program ini disambut antusias yang tinggi dari petani maupun dinas setempat. Jumlah calon penerima bantuan adalah 13 kelompok tani,” ujarnya.


Parling menjelaskan dalam program pemanfaatan lahan pekarangan dan hamparan tak produktif di Kabupaten Jeneponto ini, akan dibagikan 11.000 batang benih kelapa genjah kuning nias. Ini setara dengan perluasan 100 ha serta pembenah tanah sejumlah 1.000 liter.


“Pada tahap pertama, serah terima benih kelapa genjah kuning nias yang bersertifikat dan berlabel sejumlah 6.050 batang yang diterimakan pada 6 kelompok tani yang tersebar pada Kecamatan Binamu dan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto,” terangnya.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

PKEPP: Impor Beras Rugikan Petani

PKEPP: Impor Beras Rugikan Petani

Pilarpertanian – Rencana kebijakan impor beras dinilai bisa merugikan para petani. Memasuki musim panen yang notabene akhir Desember hingga Januari 2023 nanti, beleid itu dinilai harus dikaji ulang. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Pusat Kajian Ekonomi Pertanian dan Pangan (PKEPP), Ahmad Albana dalam satu perbincangan dengan awak media, Senin (1/12). Albana menegaskan jika impor beras bukanlah […]

Kebutuhan 3,5 Ton Per Bulan, Pelaku Usaha : Jika Stok Bawang Putih Stabil, Kami Tinggalkan Bawang Putih Impor

Kebutuhan 3,5 Ton Per Bulan, Pelaku Usaha : Jika Stok Bawang Putih Stabil, Kami Tinggalkan Bawang Putih Impor

Pilarpertanian – Jambore Hortikultura hari perdana bertemakan bawang putih. Tak hanya pemecahan rekor MURI, kegiatan turut diwarnai Talkshow dan demo masak bertemakan, Bangga dengan Bawang Putih Nusantara. Dengan menghadirkan praktisi, akademisi berikut pelaku usaha di bidang bawang putih, peserta yang hadir secara offline maupun online diedukasi aneka manfaat dan potensi bawang putih nasional. “Bawang putih […]

Mentan SYL Buka Jambore Hortikultura 2022: Buah dan Sayur Indonesia Harus Mendunia

Mentan SYL Buka Jambore Hortikultura 2022: Buah dan Sayur Indonesia Harus Mendunia

Pilarpertanian – Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian menggelar acara Jambore Hortikultura 2022. Kegiatan dihelat mulai Jumat – Minggu, 2 – 4 Desember 2022. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), turut hadir sekaligus membuka acara bersama Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto. SYL menjelaskan, pihaknya mengapresiasi capaian komoditas hortikultura selama beberapa tahun terakhir. Di tengah pandemi dua […]

Pengenalan Teknologi Perbanyakan Benih Hortikultura pada Jambore Hortikultura

Pengenalan Teknologi Perbanyakan Benih Hortikultura pada Jambore Hortikultura

Pilarpertanian – Inovasi teknologi perbanyakan Hortikultura senantiasa dinamis mengikuti perkembangan zaman. Hal ini dikarenakan keterbatasan sumber entris terutama untuk buah lokal sehingga perlu ada terobosan perbanyakan vegetatif yang efektif dan efisien. Selain itu pengambilan entris dari pohon induk tunggal (PIT) secara massif dapat merusak PIT sendiri. “Selain itu kendala yang sering terjadi di dalam proses […]

Mentan SYL Dorong Buah & Sayur Indonesia Tembus Mancanegara

Mentan SYL Dorong Buah & Sayur Indonesia Tembus Mancanegara

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus mendorong produk pertanian Indonesia, terutama buah dan sayur untuk bisa menembus pasar mancanegara. SYL pun bercerita tentang harga buah dan sayur tropis yang dihargai mahal di luar negeri. “Kemarin di Washington saya lihat harga durian dihargai 1,5 juta rupiah di sana. Dengan tingginya nilai buah dan […]

Kementerian Pertanian Pecahkan Rekor MURI Nguleg Bawang Putih Terbanyak dan Serentak

Kementerian Pertanian Pecahkan Rekor MURI Nguleg Bawang Putih Terbanyak dan Serentak

Pilarpertanian – Dalam Gebyar Bawang Putih Nusantara di acara Jambore Hortikultura 2022, Rekor MURI untuk kategori Nguleg Sambal Serentak berhasil dipecahkan. Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menyampaikan rasa kagum dan bangganya atas animo peserta. “Tadinya kami menargetkan 5.000 peserta hadir online se-Nusantara. Namun, tidak disangka peserta tembus hingga 7.695 dari berbagai kota/kabupaten/provinsi,” ujar Prihasto, Jumat […]

Isu Impor Beras, Ekonom Indef Ingatkan Bapanas Soal Ini

Isu Impor Beras, Ekonom Indef Ingatkan Bapanas Soal Ini

Pilarpertanian – Komoditas beras memiliki posisi yang amat strategis. Sebagai bahan pangan utama masyarakat, beras cukup ‘sensitif’ terhadap gejolak pasar. Isu-isu yang menyebabkan kenaikan seperti ketersediaan stok, harga, hingga impor sangat berpengaruh di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Agus Herta Sumarto ketika dimintai keterangannya seputar rencana impor […]

Pengunjung Jambore Hortikultura 2022 Dibuat Takjub oleh Jamur Keabadian

Pengunjung Jambore Hortikultura 2022 Dibuat Takjub oleh Jamur Keabadian

Pilarpertanian – Perhelatan akbar Kementerian Pertanian yang bertajuk Jambore Hortikultura 2022 yang dibuka oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo Jumat (2/12) ternyata menarik minat dan antusias pengunjung. Diperkirakan lebih dari 2.000 pengunjung memadati area Jambore yang berada di Margo Hotel Depok pada hari pertama. Acara yang direncanakan menjadi event tahunan tersebut akan digelar hingga Minggu […]

LPPNU Jatim Minta Polemik Beras Dihentikan, Buat Apa Impor Kalau CBP Sudah Terpenuhi

LPPNU Jatim Minta Polemik Beras Dihentikan, Buat Apa Impor Kalau CBP Sudah Terpenuhi

Pilarpertanian – Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Jawa Timur, Ahmad Yani meminta polemik wacana impor beras segera dihentikan. Menurutnya, kebijakan impor tidak perlu dilakukan mengingat beras Indonesia yang ada di penggilingan dan masyarakat sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun mendatang. “Terkait dengan polemik ini, apakah semahal itu koordinasi antar lembaga. […]