Wahdah Islamiyah Pada Mentan Amran: Ahlan wa Sahlan, Pejuang Kita
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Menghadiri Acara Silaturahmi Nasional 2025 dan Mukernas XVII Wahdah Islamiyah di Asrama Haji Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan.

Wahdah Islamiyah Pada Mentan Amran: Ahlan wa Sahlan, Pejuang Kita

Pilarpertanian - Ketua Umum (Ketum) Wahdah Islamiyah KH Muhammad Zaitun Rasmin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas kontribusi dan dedikasinya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui kinerjanya yang konsisten, Mentan Amran dinilai sebagai sosok pemimpin yang bekerja dengan ketulusan, keberanian, dan visi yang jelas demi kesejahteraan rakyat Indonesia.


“Ahlan wa sahlan, selamat datang pejuang kita, Pak Mentan. Alhamdulillah, Allah mudahkan sehingga beliau dapat hadir pada Silatnas 2025. Pak Menteri ini seakan tidak mengenal lelah selalu turun ke lapangan membantu petani, namun tetap menyempatkan hadir bersama kita,” kata Ketum Wahdah Islamiyah pada acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) 2025 & Mukernas XVIII Wahdah Islamiyah di Asrama Haji Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (15/11/25).


Zaitun Rasmin menambahkan bahwa kiprah Mentan Amran memberikan inspirasi kuat bagi Wahdah Islamiyah, terutama dalam menggerakkan umat untuk kemandirian dan penguatan sektor pangan. Ia menilai keteladanan Mentan Amran tampak dari kesediaannya hadir meski agenda kementerian sangat padat.


“Luar biasa Pak Menteri, ketika mengetahui bahwa Wahdah menggelar Silatnas dan Mukernas, beliau langsung menyempatkan hadir. Ini bentuk perhatian yang sangat kami syukuri. Setiap kedatangan beliau selalu membawa semangat perjuangan. Alhamdulillah, kita pun merasakan spirit itu hari ini,” ujar Zaitun Rasmin.



Ketum Wahdah Islamiyah ini juga mengungkapkan bahwa pesan dan arahan Mentan Amran sangat bermanfaat bagi Wahdah Islamiyah, yang selama ini memiliki banyak jaringan pesantren, DPD, serta unit-unit kerja yang bersentuhan langsung dengan pertanian, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat.


“Apa yang disampaikan Pak Menteri benar-benar memotivasi kami untuk mengambil peran lebih besar. Kami berharap Wahdah dapat menjadi lembaga Islam yang semakin mandiri, Insya Allah, dengan berbagai usaha dan kontribusi nyata untuk umat dan bangsa,” katanya.


Pada kesempatan tersebut, Mentan Amran mengungkapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh seluruh keluarga besar Wahdah Islamiyah pada kegiatan kali ini. Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menegaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian bukan hanya hasil kerja dirinya serta birokrasi semata, melainkan buah kontribusi besar petani, penyuluh, termasuk ormas Islam, serta seluruh masyarakat yang terus mendukung pergerakan memajukan pangan Indonesia.


“Selamat Mukernas yang ke-18 Wahdah Islamiyah. Ayo kita berbuat yang terbaik untuk umat dan bangsa yang kita cintai,” kata Mentan Amran.


Mentan Amran juga mengatakan bagaimana komitmen Indonesia dalam membantu perjuangan Palestina bukan hanya melalui doa, tetapi melalui aksi nyata berupa bantuan di sektor pangan. Ia menceritakan bagaimana Kementerian Pertanian (Kementan) atas arahan Presiden Prabowo mengirim bantuan beras ke Palestina.


“Kita tidak hanya mendoakan Palestina merdeka, tetapi kita support pangannya. Dan pangannya dari Indonesia,” ucap Mentan Amran yang disambut takbir peserta.


Tidak hanya itu, Mentan Amran juga menyampaikan capaian penting di sektor pertanian nasional. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, meningkat 4,14 juta ton atau naik 13,54 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.


“Proyeksi produksi tersebut tercatat melampaui prediksi lembaga internasional. Berkat capaian produksi pangan ini, banyak negara negara yang tidak pernah ke Indonesia, sekarang datang ke Indonesia” kata Mentan Amran.


Mentan Amran menegaskan bahwa prestasi yang diraih saat ini bukanlah milik dirinya, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Ia menyebut bahwa kerja keras masif yang melibatkan petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga organisasi keagamaan seperti Wahdah Islamiyah telah membawa Indonesia pada lompatan besar di sektor pangan.


“Ini bukan sekadar angka, tetapi wujud nyata bahwa kemandirian pangan adalah jalur kebangkitan Indonesia,” tutup Mentan Amran.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Said Didu Bongkar Cara Kerja Mafia Pangan: Bermain dari Data hingga Kuota Impor untuk Kuasai Pasar

Said Didu Bongkar Cara Kerja Mafia Pangan: Bermain dari Data hingga Kuota Impor untuk Kuasai Pasar

Pilarpertanian – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, mengungkap praktik mafia pangan yang menurutnya selama bertahun-tahun bermain melalui manipulasi data, pengaturan kuota impor, hingga penguasaan rantai distribusi pangan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Dialog Swasembada Pangan Bersama Menteri Pertanian di Gudang Bulog Romokalisari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026). Menurut Said Didu, keberhasilan pemerintah menjaga […]

Dunia Krisis Pangan, Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Mentan Amran dan Tim Pertanian

Dunia Krisis Pangan, Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Mentan Amran dan Tim Pertanian

Pilarpertanian – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pangan merupakan fondasi utama ketahanan dan keberlangsungan sebuah negara. Di tengah dunia yang menghadapi krisis pangan dan energi, Indonesia justru menunjukkan capaian positif dengan meningkatnya produksi pangan nasional dan menguatnya swasembada. “Tidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, aman, dan berkesinambungan. Bukan sekali […]

Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

Pilarpertanian – Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk nasional melalui ekspor pupuk urea ke Australia dengan nilai mencapai sekitar Rp7 triliun. Di saat yang sama, pemerintah juga berhasil menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen serta menambah volume pupuk untuk petani nasional, menandai penguatan sektor pupuk dari hulu hingga hilir. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri […]

PM Australia Telepon Presiden Prabowo Subianto, Ucapkan Terima Kasih Indonesia Ekspor Pupuk ke Australia

PM Australia Telepon Presiden Prabowo Subianto, Ucapkan Terima Kasih Indonesia Ekspor Pupuk ke Australia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese sempat menelepon Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan terima kasih atas persetujuan ekspor pupuk urea dari Indonesia ke Australia. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat melepas ekspor perdana pupuk urea ke Australia di Dermaga BSL PT Pupuk Kalimantan Timur, Bontang, Kamis (14/5/2026). […]

Presiden Prabowo Puji Mentan Amran: “Ini Orang Oke”, Swasembada 4 Tahun Tercapai dalam 1 Tahun

Presiden Prabowo Puji Mentan Amran: “Ini Orang Oke”, Swasembada 4 Tahun Tercapai dalam 1 Tahun

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas keberhasilannya mempercepat capaian swasembada pangan nasional dan mendorong peningkatan sektor pertanian Indonesia. Pujian tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). “Saya tidak tahu bagaimana saya bisa […]

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Pilarpertanian – Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk nasional melalui ekspor pupuk urea ke Australia senilai sekitar Rp7 triliun. Capaian ini menjadi simbol penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok pupuk global sekaligus menandai perubahan dari negara yang sebelumnya menghadapi persoalan pasokan menjadi negara dengan surplus produksi pupuk nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) […]

Kementan, TNI AL, dan Pemkab Nganjuk Kolaborasi Pacu Swasembada Kedelai Nasional

Kementan, TNI AL, dan Pemkab Nganjuk Kolaborasi Pacu Swasembada Kedelai Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan), TNI Angkatan Laut (TNI AL), dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat swasembada kedelai nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor yang hingga kini masih mendominasi kebutuhan dalam negeri. Langkah tersebut diperkuat melalui dukungan benih unggul, alat mesin pertanian, jaminan pasar, hingga skema perlindungan harga petani. Komitmen tersebut ditunjukkan […]

Mentan Australia Telepon Mentan Amran, Ucapkan Terima Kasih Indonesia Pasok Pupuk di Tengah Krisis Global

Mentan Australia Telepon Mentan Amran, Ucapkan Terima Kasih Indonesia Pasok Pupuk di Tengah Krisis Global

Pilarpertanian – Hubungan kerja sama Indonesia dan Australia di sektor pangan semakin menguat. Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia, Julie Collins MP, menelepon Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman untuk menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan Indonesia dalam memasok pupuk ke Australia di tengah situasi ketidakpastian global dan tekanan geopolitik dunia. Percakapan berlangsung […]

Pusat PVTPP Kementan Gercep Turun Memastikan Hasil Panen Padi Diserap Bulog

Pusat PVTPP Kementan Gercep Turun Memastikan Hasil Panen Padi Diserap Bulog

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) tengah masif melakukan pendampingan panen raya padi di berbagai daerah yang mulai terjadi di bulan Mei 2026, salah satunya di Kabupaten Sukabumi sebagai lumbung padi Jawa Barat bahkan nasional. Kegiatan ini untuk menjamin produksi padi/beras tahun 2026 melimpah, petani kembali olah lahan untuk tanam dan hasil panen diserap oleh Bulog. […]