Sosialisasi dan Monitoring HDDAP di Desa Pakel Dorong Pengembangan Pisang Mas Kirana Berkelanjutan
Kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Horticulture Development in Dryland Areas Project di Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Sosialisasi dan Monitoring HDDAP di Desa Pakel Dorong Pengembangan Pisang Mas Kirana Berkelanjutan

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) di Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pengembangan komoditas pisang Mas Kirana secara berkelanjutan di wilayah lahan kering.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Pusat HDDAP, Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gucialit, Pemerintah Desa Pakel, serta kelompok tani calon penerima program.


Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura sekaligus Project Director HDDAP, Hotman Fajar Simanjuntak, menjelaskan bahwa HDDAP merupakan program pinjaman pembangunan yang dirancang untuk memperkuat hortikultura lahan kering secara terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir.


“HDDAP tidak hanya berfokus pada budidaya, tetapi juga penguatan kelembagaan petani, kepastian pasar, pengolahan hasil, dan keberlanjutan usaha. Desa Pakel direncanakan menjadi kawasan pengembangan pisang Mas Kirana secara menyeluruh hingga tahun 2028–2029,” ujarnya.



Hotman juga menyoroti tantangan utama dalam pengembangan pisang Mas Kirana, yakni penyakit layu Fusarium. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, penggunaan benih kultur jaringan dinilai lebih tahan terhadap penyakit tersebut. Selain itu, keterlibatan offtaker diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi petani. Mitra pembangunan seperti ADB juga menekankan pentingnya peran aktif perempuan dan pemuda dalam pelaksanaan HDDAP.


Kepala Desa Pakel, M. Sapurno, menyambut baik pelaksanaan program ini dan berharap HDDAP dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.


“Kami berharap seluruh tahapan HDDAP dapat dijalankan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan permasalahan, terutama dari sisi hukum dan administrasi. Kami juga mengajak kelompok tani untuk aktif mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis,” ungkapnya.


Dari sisi pendampingan, Koordinator BPP Kecamatan Gucialit, Idham Firmansyah, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal pelaksanaan HDDAP sejak awal hingga akhir, termasuk membantu penyelesaian kendala teknis maupun administrasi, terutama terkait kesiapan dan status lahan.


Kepala Bidang Hortikultura Kabupaten Lumajang turut mengapresiasi antusiasme petani. Ia menekankan bahwa pemenuhan persyaratan administrasi menjadi hal penting bagi calon penerima program. Selain itu, HDDAP juga mendorong keterlibatan perempuan dalam pelatihan dan pendampingan guna mendukung keberhasilan usaha tani.


Pada sesi diskusi, petani menyampaikan sejumlah permasalahan seperti keterbatasan air, prosedur pengadaan benih, dan ancaman penyakit layu Fusarium. Menanggapi hal tersebut, perwakilan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian menyampaikan rencana identifikasi lapangan untuk melihat kebutuhan serta potensi solusi penampungan air.


Upaya pengendalian Fusarium juga terus dilakukan melalui eksplorasi agen hayati oleh Laboratorium POPT, termasuk penyediaan Trichoderma spesifik lokasi yang akan dibagikan kepada petani terdampak. Petani diimbau untuk disiplin menjaga kebersihan kebun, termasuk sterilisasi alat budidaya dan pascapanen.


Selain pisang, petani manggis menyampaikan aspirasi terkait harapan ekspor langsung dari Lumajang. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan packing house, infrastruktur jalan, harga di tingkat petani, serta ketersediaan air. Tim HDDAP menegaskan bahwa program ini mendorong kemandirian dan penguatan kapasitas usaha petani agar keberlanjutan tetap terjaga.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke unit pengolahan pisang di Kecamatan Senduro yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Unit ini menjadi contoh hilirisasi hortikultura yang mampu memberikan nilai tambah produk sekaligus memperkuat peran perempuan.


Melalui dukungan sarana produksi, irigasi, pascapanen, pemasaran, serta kegiatan sekolah lapang, HDDAP diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani. Dengan pendampingan berkelanjutan dan penerapan teknologi sesuai SOP, program ini diharapkan dapat mendorong pengembangan hortikultura yang berdaya saing dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Lumajang.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi khusus kepada Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berani menyuarakan persoalan masyarakat di daerah asalnya hingga mendorong pemerintah turun langsung melihat kondisi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Mentan Amran saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Sabtu (8/8), […]

Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran, Kerja Gotong Royong Antar Indonesia Capai Swasembada

Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran, Kerja Gotong Royong Antar Indonesia Capai Swasembada

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan jajaran Kementerian Pertanian atas kerja keras mempercepat swasembada pangan nasional. Melalui pembenahan regulasi, kemudahan akses pupuk hingga penguatan produksi, pemerintah berhasil mempercepat target swasembada yang semula ditetapkan empat tahun menjadi hanya satu tahun. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang […]

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Pilarpertanian – Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch. Arief Cahyono, menyambut baik penjelasan juru bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengenai mekanisme dukungan Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian dan perkebunan pascabencana hidrometeorologi di Aceh. “Penjelasan yang disampaikan Pemerintah Aceh sudah tepat dan sejalan dengan data yang kami miliki. Ini menunjukkan komunikasi yang […]

Kado Kemerdekaan RI ke-81, Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia

Kado Kemerdekaan RI ke-81, Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia

Pilarpertanian – Indonesia mencatat momentum bersejarah menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya setelah berhasil mencapai swasembada beras, Indonesia kembali membuka keran ekspor beras ke negara tetangga, Malaysia, dengan pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan ekspor beras ke Malaysia menjadi kabar baik bagi Indonesia sekaligus […]

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan aturan baru agar buruh tani di seluruh Indonesia dapat mengakses bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kebijakan ini disiapkan untuk memastikan keterbatasan status atau ketentuan administratif tidak lagi menjadi penghalang bagi buruh tani yang membutuhkan alat produksi di lapangan. Rencana tersebut disampaikan Mentan Amran saat meninjau […]

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta dan memilih terbang langsung ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/8). Keputusan tersebut diambil setelah Amran mendengar langsung aspirasi mahasiswa asal Alor, Adriano Padama, saat mengisi kuliah umum di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Kamis (6/8). Dalam kesempatan tersebut, Adriano menyampaikan […]

Kementan Kembali Cetak Tenaga Muda Profesional Bidang Pertanian

Kementan Kembali Cetak Tenaga Muda Profesional Bidang Pertanian

Pilarpertanian – Jakarta ; Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan upaya untuk mencetak tenaga-tenaga muda yang terampil, adaptif dan menguasai teknologi pertanian modern. Salah satunya ditandai dengan Wisuda Nasional 1.532 lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Gedung Kementan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). “Ini adalah anak-anak kita yang […]

Wisuda Nasional Polbangtan dan PEPI, Cetak SDM Unggul Pertanian

Wisuda Nasional Polbangtan dan PEPI, Cetak SDM Unggul Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mewisuda sebanyak 1.532 lulusan pendidikan tinggi vokasi pertanian pada Wisuda Nasional Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, para lulusan Polbangtan dan PEPI merupakan SDM […]

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa persoalan mafia beras bukan semata-mata soal besaran keuntungan pelaku usaha, melainkan praktik penipuan yang merugikan masyarakat dalam skala sangat besar. Penegasan tersebut disampaikan di Mentan di hadapan 5.155 mahasiswa baru Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Tahun Akademik 2026/2027 usai memberikan kuliah umum, Kamis (6/8). Dalam kesempatan […]