Tyto Alba, Sang Predator Pengendali Hama Tikus Sawah
Foto : Burung Hantu (Tyto Alba) Merupakan Predator Pembantu Pengendalian Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Tyto Alba, Sang Predator Pengendali Hama Tikus Sawah

Pilarpertanian - Pemenuhan kebutuhan pangan khususnya padi terus meningkat, menuntut kita terus bergerak, bekerja, bersinergi dan bagaimana upaya meningkatkan produksi. Dalam proses produksi tidak terlepas dari berbagai gangguan, salah satunya adalah serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tikus yang merupakan OPT utama pengerat dari kelas mamalia yang menyerang tanaman padi.


Menurut Data Kementerian Pertanian, Serangan hama tikus di Indonesia selama tahun 2021 (periode Januari-Juli) terhadap tanaman padi diperkirakan 68 ribu hektar. Pengendalian hama dilaksanakan dengan menerapkan prinsip-prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT), salah satunya dengan pemanfaatan musuh alami. Teknik pengendalian mulai dari pra-tanam sampai menjelang panen seperti gropyokan, pengemposan, pengumpanan dan pemanfaatan musuh alami (predator) hama tikus dalam hal ini adalah Burung Hantu (tyto alba).


Burung hantu (Tyto alba) merupakan burung karnivora yang aktif pada malam hari (nocturnal). Burung hantu merupakan binatang pemburu tikus yang handal, sehingga dapat menjadi predator alami yang efektif untuk mengendalikan hama tikus.


Dalam waktu sehari, satu ekor burung hantu mampu membunuh 3-7 ekor tikus, dengan daya jelajah kurang lebih 12 hektar. Pemanfaatan burung hantu sebagai predator pengendali hama tikus perlu dikembangkan melalui peningkatan konservasi burung hantu dengan membuat dan menempatkan rumah-rumah burung hantu (rubuha) di lahan-lahan persawahan dan memperbanyak tempat-tempat penangkaran burung hantu.



Dalam kesempatan webinar Propaktani Episode 60 tanggal 18 Agustus 2021 melalui zoom meeting dan live streaming youtube.com/propaktani, Dirjen Tanaman Pangan Suwandi, menyampaikan bahwa sudah dilakukan pemetaan daerah-daerah endemis serangan tikus. “Solusi pada daerah tersebut tidak hanya dengan burung hantu tapi juga dengan Gerdal, pengemposan, membuat sekat pematang mengarah pada penerapan prinsip-prinsip PHT,” ujarnya.


Sementara itu Direktur Perlindungan Tanaman, Takdir Mulyadi dalam paparannya menyampaikan dalam UU No.22 tahun 2019 tentang sistem budi daya pertanian berkelanjutan, bahwa pelindungan pertanian dilaksanakan  dengan sistem pengelolaan hama terpadu  serta penanganan dampak perubahan iklim. Hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya, serta Petani, Pelaku Usaha, dan masyarakat.


Dalam webinar propaktani tersebut juga menghadirkan narasumber dari IPB Dr Ir Swastiko Priyambodo, M.SI dan testimoni dari para petani Demak, Lampung Timur dan Sumedang.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Pilarpertanian – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian mulai menunjukkan dampak terhadap daya beli petani di Lampung. Penurunan harga pupuk bersubsidi, penguatan harga komoditas, hingga penghentian impor singkong disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus menggerakkan ekonomi di wilayah perdesaan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah kebijakan Presiden […]

VOCANOVA 2026 Ditutup, Kementan Dorong Generasi Muda Jadi Motor Inovasi Pertanian Modern

VOCANOVA 2026 Ditutup, Kementan Dorong Generasi Muda Jadi Motor Inovasi Pertanian Modern

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus memperkuat peran pendidikan vokasi dalam menyiapkan generasi muda yang inovatif, kompeten, dan siap menjadi motor penggerak transformasi pertanian modern. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Vocational Agriculture Competition and Innovation (VOCANOVA) 2026 yang resmi ditutup melalui Malam Penganugerahan di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor, Rabu (4/11/2026). […]

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

Pilarpertanian – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan memicu krisis pangan global, Indonesia patut bersyukur karena kondisi pangan nasional relatif aman. Ketika sedikitnya 33 negara mulai mendorong masyarakatnya menyiapkan persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan kebutuhan dasar untuk menghadapi situasi darurat, Indonesia memiliki kekuatan produksi pangan dalam negeri dan […]

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar Malam Puncak Pertemuan Teknis Nasional Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) 2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta, Kamis (29/10/2026) malam. Acara puncak ini dihadiri oleh seluruh perwakilan dari 13 kabupaten lokasi proyek HDDAP, jajaran kementerian, mitra pembangunan, serta stakeholders terkait […]

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Pilarpertanian – Penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI) menjadi langkah penting untuk menjaga akuntabilitas anggaran, mencegah penyimpangan, dan memastikan program berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan independen, pemetaan risiko, serta tindak lanjut hasil pemeriksaan menjadi kunci tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, […]

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Zhang Zhu mengapresiasi capaian sektor pertanian Indonesia dan menyepakati penguatan kerja sama dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, terutama dalam peningkatan produksi, transfer teknologi, dan pengembangan komoditas strategis. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang perdagangan dan investasi […]

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP Cetak Rekor 132,60 di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP Cetak Rekor 132,60 di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Pilarpertanian – Kesejahteraan petani menunjukkan perkembangan positif dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Terbaru, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Oktober 2026 mencatatkan rekor tertinggi 132,60, nilainya naik 1,13 persen dibandingkan September. Kenaikan ini menunjukkan harga hasil pertanian yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibandingkan pengeluaran yang harus mereka […]

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengungkap skema dugaan penyelewengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dibeli melalui aplikasi resmi Bulog, kemudian diduga disalahgunakan dengan cara dikemas ulang (repacking) menjadi kemasan 50 kilogram. Penelusuran BULOG menemukan pembelian dilakukan oleh mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang terdaftar, […]

VOCANOVA 2026 Digelar di BBPMKP Ciawi, Dorong Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda Pertanian

VOCANOVA 2026 Digelar di BBPMKP Ciawi, Dorong Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda Pertanian

Pilarpertanian – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian, menyelenggarakan ajang kompetisi Vocational Agriculture Competition and Innovation (VOCANOVA) 2026 di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor, pada 3–5 November 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan dosen Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) serta Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia […]