UNHAS Usulkan Mentan Amran Jadi Profesor Setelah Ngajar 13 Tahun, Terbitkan 30 Judul Buku, dan Miliki 4 Hak Paten

UNHAS Usulkan Mentan Amran Jadi Profesor Setelah Ngajar 13 Tahun, Terbitkan 30 Judul Buku, dan Miliki 4 Hak Paten
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Berfoto dengan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pilarpertanian - Di tengah padatnya tugas negara sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman tetap meluangkan waktu untuk mengajar di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Ia juga memberikan bantuan pembayaran UKT dan uang saku kepada dua mahasiswi Fakultas Pertanian Unhas yang berstatus yatim piatu sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda pertanian.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Mentan Amran saat kegiatan perkuliahan pada Jumat, 27 Februari 2026. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran studi dan meringankan beban biaya pendidikan.

Salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian Unhas, Syafa, mengaku bangga atas kepedulian dan kehadiran Mentan Amran di kampus.

“Pak Mentan sangat peduli dan peka terhadap kondisi kampus dan juga teman-teman mahasiswa. Kami bangga sama beliau,” ujarnya.

Berdasarkan catatan, Mentan Amran telah mengajar di Fakultas Pertanian Unhas sejak 2013 atau selama 13 tahun. Pada Desember 2024, ia memperoleh kenaikan jabatan akademik menjadi Lektor Kepala sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya di bidang pendidikan tinggi.

Ia tercatat sebagai dosen aktif yang mengajar mahasiswa program S1, S2, hingga S3. Dalam setiap perkuliahan, Mentan Amran membagikan perkembangan terkini sektor pertanian nasional, mulai dari mekanisasi dan optimalisasi lahan, hingga strategi hilirisasi dan penguatan swasembada pangan. Ia menekankan pentingnya transformasi pertanian berbasis teknologi dan manajemen modern agar Indonesia mampu bersaing secara global.

Atas kontribusinya tersebut, Fakultas Pertanian Unhas sebelumnya telah mengusulkan Mentan Amran untuk menjadi Guru Besar (Profesor). Pihak universitas, termasuk Rektor Unhas, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kiprahnya yang dinilai memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian nasional sekaligus menjadi teladan bagi civitas akademika.

Sebagai doktor ilmu pertanian dengan spesialisasi agribisnis, Mentan Amran juga dikenal sebagai inovator. Ia tercatat memiliki empat paten di bidang pertanian, termasuk merek rodentisida TIRAN hasil penemuannya yang digunakan dalam pengendalian hama tikus. Selain itu, sejak aktif mengajar ia telah menulis sekitar 30 judul buku yang membahas teknologi pertanian, agribisnis, serta pembangunan pertanian secara luas.

Kehadiran Mentan Amran di ruang kelas dinilai menjadi inspirasi tersendiri bagi mahasiswa, karena mempertemukan pengalaman kebijakan nasional dengan proses akademik di kampus serta memperkuat regenerasi kepemimpinan sektor pertanian ke depan.(ND)

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan