Wamentan Sudaryono: Pemerintah Siapkan Benih Gratis Hingga 1 Juta Hektare untuk Dukung Swasembada Jagung
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Saat Menghadiri Acara Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Wamentan Sudaryono: Pemerintah Siapkan Benih Gratis Hingga 1 Juta Hektare untuk Dukung Swasembada Jagung

Pilarpertanian - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan pemerintah menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung nasional dan mendukung target swasembada jagung.


Hal tersebut disampaikan Wamentan Sudaryono dalam kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026).


Menurut Wamentan Sudaryono, keberhasilan pembangunan sektor pertanian ditopang empat faktor utama, yakni ketersediaan benih, irigasi, pupuk, serta kepastian harga hasil panen bagi petani.


“Dalam pertanian ada empat hal yang menjadi pokok penting, yaitu benih, air atau irigasi, pupuk, dan setelah panen harganya harus dibeli dengan harga yang baik,” ujar Wamentan Sudaryono.



Ia menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan keempat komponen tersebut terpenuhi. Salah satunya melalui penyediaan benih jagung gratis bagi petani.


“Kementerian Pertanian menyiapkan benih jagung gratis untuk 1 juta hektare lahan dari total sekitar 2,5 juta hektare lahan jagung nasional,” jelas Wamentan Sudaryono.


Selain itu, pemerintah juga memperkuat dukungan infrastruktur pertanian melalui program revitalisasi jaringan irigasi secara nasional.


“Presiden telah menganggarkan Rp12 triliun untuk revitalisasi jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier pada 2025, dan program ini akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya,” tambahnya.


Di sisi lain, pemerintah juga melakukan penyederhanaan distribusi pupuk bersubsidi serta memberikan tambahan insentif bagi petani.


“Pupuk bersubsidi kuotanya dipenuhi dan mekanisme distribusinya disederhanakan. Bahkan diberikan tambahan pengurangan harga sekitar 20 persen,” katanya.


Wamentan Sudaryono juga menegaskan bahwa pemerintah menjamin harga pembelian hasil panen petani agar tetap menguntungkan.


“Pemerintah telah menetapkan harga pembelian panen, yaitu Rp6.500 per kilogram untuk padi dan Rp5.500 per kilogram untuk jagung,” ujarnya.


Dalam dialog interaktif pada kegiatan tersebut, Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, melaporkan perkembangan pengembangan jagung di wilayahnya melalui sistem tumpang sari di lahan perkebunan kelapa sawit.


Menurutnya, luas perkebunan sawit di Kalimantan Tengah yang mencapai sekitar 2,1 juta hektare membuka peluang pemanfaatan lahan sela untuk pengembangan jagung. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan kebutuhan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti dryer dan peralatan pendukung budidaya jagung, guna meningkatkan produktivitas petani.


Menanggapi laporan tersebut, Wamentan Sudaryono memastikan pemerintah akan menindaklanjuti kebutuhan tersebut.


“Saya minta tenaga ahli segera mem-follow up kebutuhan alsintan, termasuk pembinaan jagung di kebun kelapa sawit. Ini salah satu upaya peningkatan produksi jagung, terutama pada kebun sawit yang masih muda,” ujar Wamentan Sudaryono.


Sementara itu, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa penanaman jagung serentak merupakan bagian dari upaya nasional untuk memperkuat kemandirian pangan di tengah dinamika global.


“Kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam memperkuat swasembada pangan. Kita harus memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki agar Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya,” kata Sigit.


Ia juga menyampaikan bahwa secara nasional program penanaman jagung terus diperluas untuk meningkatkan produksi dalam negeri.


“Kita telah menanam lebih dari 600 ribu hektare dengan potensi produksi sekitar 3,9 hingga 4 juta ton. Ke depan, targetnya adalah mencapai penanaman hingga 1 juta hektare bahkan lebih,” jelasnya.


Melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat, pemerintah daerah, serta para petani, program penanaman jagung serentak diharapkan dapat memperkuat produksi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Pilarpertanian – Penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI) menjadi langkah penting untuk menjaga akuntabilitas anggaran, mencegah penyimpangan, dan memastikan program berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan independen, pemetaan risiko, serta tindak lanjut hasil pemeriksaan menjadi kunci tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, […]

25 Tahun FK-P4S Nasional, Kementan Perkuat Peran Petani sebagai Pusat Pembelajaran Pertanian

25 Tahun FK-P4S Nasional, Kementan Perkuat Peran Petani sebagai Pusat Pembelajaran Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat peran Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pembukaan Jambore dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (FK-P4S) Nasional di Tasikmalaya, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang […]

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Pilarpertanian – Inovasi pembangunan pertanian tidak hanya diwujudkan melalui penerapan teknologi, tetapi juga melalui kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi petani. Salah satunya adalah penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen yang berlaku sejak 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah pemerintah untuk menekan biaya produksi sekaligus memperkuat fondasi usaha tani dalam […]

Deputi BI Apresiasi Mentan Amran, Sebut Panglima Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Deputi BI Apresiasi Mentan Amran, Sebut Panglima Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Pilarpertanian – Deputi Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono mengapresiasi kerja keras Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi nasional. Thomas menyebut Mentan Amran sebagai panglima pengendalian inflasi yang berperan besar dalam memastikan stabilitas harga pangan melalui kerja nyata di lapangan. Apresiasi tersebut disampaikan Thomas […]

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, PVTPP Dampingi Pengembangan PM-AAS di Sukabumi, Produktivitas Padi Capai 11,2 Ton per Hektare

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, PVTPP Dampingi Pengembangan PM-AAS di Sukabumi, Produktivitas Padi Capai 11,2 Ton per Hektare

Pilarpertanian – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian, terus mendorong penguatan produksi pangan melalui pendampingan kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan pengembangan teknologi budidaya padi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Upaya ini menunjukkan hasil awal yang menjanjikan melalui panen perdana penerapan Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran. Pada […]

Mentan Amran Sambut Wamentan Alim, Perkuat Transformasi Pertanian dan Swasembada Pangan

Mentan Amran Sambut Wamentan Alim, Perkuat Transformasi Pertanian dan Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyambut Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet untuk memperkuat kerja bersama dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan dan mendorong transformasi pertanian nasional. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat komoditas strategis, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Penyambutan berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (19/10/2026). Mentan […]

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Pilarpertanian – Generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun pertanian modern, inovatif, dan berkelanjutan. Untuk mendorong peran tersebut, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kementerian Pertanian, menyelenggarakan Workshop on Empowering Young Leaders for a Sustainable Food and Agriculture Future di Auditorium PEPI, Tangerang, Rabu (14/10/2026), yang juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Menjadi bagian dari […]

Presiden Prabowo: Di Tengah Krisis Global, Indonesia Tetap Mampu Swasembada Pangan

Presiden Prabowo: Di Tengah Krisis Global, Indonesia Tetap Mampu Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan menjadi salah satu prestasi utama pemerintahannya dalam dua tahun terakhir. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman krisis yang dapat mengganggu perdagangan internasional, Indonesia mampu menjaga ketersediaan pangan melalui penguatan produksi dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pemerintahan Presiden […]

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mengoptimalkan lahan melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) untuk meningkatkan produksi padi dan mendukung swasembada pangan. Upaya ini diwujudkan melalui Gerakan Tanam CSR 2026 di Desa Karang Petani, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (21/10/2026). Kegiatan ini mendorong pemanfaatan lahan baru agar segera ditanami. Di […]