Akui Beras Ilegal di Batam Tanpa Dokumen Resmi, Akhmad Rosano Minta Maaf ke Mentan Amran
Permintaan Maaf Terbuka oleh Pengusaha Batam Akhmad Rosano Kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Akui Beras Ilegal di Batam Tanpa Dokumen Resmi, Akhmad Rosano Minta Maaf ke Mentan Amran

Pilarpertanian - Pengusaha Batam, Akhmad Rosano, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas pernyataan-pernyataan yang sebelumnya ia sampaikan dalam video yang sempat viral.


Rosano mengakui bahwa pernyataan yang ia sampaikan terkait klaim dokumen beras 40 ton yang masuk ke Batam dan peruntukannya untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan pernyataan yang tidak benar dan tidak didukung dokumen resmi.


“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Menteri Pertanian atas penyampaian saya yang tidak benar atau kurang tepat terkait bahwasanya tidak ada penyampaian Pak Menteri terkait barang impor,” kata Rosano dalam video permohonan maafnya seperti dikutip pada Kamis (27/11/2025).


Ia juga menjelaskan bahwa dokumen yang ia klaim sebagai surat menyurat terkait kepentingan MBG di Tanjung Balai Karimun ternyata bukan dokumen resmi.



“Yang kedua, terkait masalah surat-menyurat terkait kepentingan MBG di Tanjung Balai Karimun itu suratnya memang tidak ada dan kemarin yang saya lihat, mohon maaf, surat tersebut adalah potongan kliping dari media terkait masalah MBG di seluruh wilayah Indonesia. Jadi, apa yang saya sampaikan bahwa kemarin itu ada surat MBG untuk Kota Tanjung Balai Karimun itu tidak ada,” ungkapnya.


Koreksi juga disampaikan Rosano atas klaimnya bahwa seluruh dokumen kapal dan dokumen pengeluaran barang dari Batam sudah lengkap. Ia mengakui hal tersebut tidak sesuai kenyataan.


“Yang ketiga adalah terkait pengiriman barang-barang yang keluar dari Pulau Batam atau di dalam Indonesia itu sendiri harap dilengkapi seluruh dokumen dan itu kemarin ada beberapa dokumen yang tidak lengkap dan saya sampaikan bahwa dokumen itu lengkap padahal itu sebenarnya tidak lengkap,” katanya.


Rosano menegaskan bahwa pernyataan yang ia buat dalam video pertama memang tidak benar dan tidak didukung dokumen yang sah. “Ini klarifikasi saya bahwa apa yang video semalam saya sampaikan itu memang tidak benar dan ada beberapa yang tidak dilengkapi oleh dokumen yang ada,” ucapnya.


Ia kemudian menutup pernyataannya dengan permintaan maaf langsung kepada Mentan Amran serta seluruh aparat pemerintah yang menjalankan tugas pengawasan. “Saya Akhmad Rosano, Ketua Umum Perkumpulan Kekerabatan Sulawesi Selatan menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya dan seluruh jajaran pemerintah yang ikut mengawasi jalannya program Presiden Asta Cita ini. Demikian, terima kasih,” pungkasnya.


Untuk diketahui, sebelumnya, Akhmad Rosano mengklaim bahwa beras sitaan sebanyak 40 ton beserta sejumlah komoditas lain yang diamankan di Pelabuhan Rakyat Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, merupakan barang legal dan diperuntukkan bagi kebutuhan MBG di Kabupaten Karimun.


Klaim ini langsung dibantah oleh Bea dan Cukai (BC) Batam karena tidak ditemukan dokumen apa pun yang menyatakan bahwa barang tersebut diperuntukkan bagi program MBG. “BC Batam menegaskan bahwa barang yang ditindak bukan merupakan komoditas program Makan Bergizi Gratis (MBG),” demikian pernyataan dalam siaran pers BC Batam.


Sementara itu, Mentan Amran sebelumnya telah menjelaskan bahwa sesuai arahan besar Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berupaya untuk mencapai kedaulatan pangan dan menjaga gairah petani di saat produksi dalam negeri meningkat.


“Bapak Presiden Prabowo sudah menyampaikan bahwa tidak boleh ada beras masuk dari negara lain karena stok kita banyak. Ini kehormatan bangsa kalau kita bisa berdaulat pangan. Bayangkan jika petani saat ini sedang semangat tanam, kemudian ambil dari tempat lain, bisa pusing 115 juta petani kita nanti, “ terang Mentan Amran.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

Pilarpertanian – Swasembada pangan menjadi poros utama kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sejak awal masa pemerintahannya, Prabowo menegaskan bahwa kedaulatan pangan adalah prasyarat kemerdekaan sejati sebuah bangsa. “Tidak ada bangsa yang merdeka sesungguhnya kalau bangsa itu tidak bisa produksi makannya sendiri. Karena itu, perjuangan saya selama saya di politik, pengabdian saya selalu […]

Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dikenal sebagai figur pemimpin dengan rekam jejak kuat di bidang akademik, inovasi, dan kepemimpinan yang berdampak langsung bagi sektor pertanian nasional. Latar belakang keilmuan, pengalaman lapangan, serta ketegasan dalam menjaga integritas menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan yang dijalankannya. Di dunia akademik, Mentan Amran tercatat sebagai dosen […]

Presiden Prabowo Beri Hormat kepada Mentan Amran dan Petani: Swasembada Pangan Tercepat dalam Sejarah Indonesia

Presiden Prabowo Beri Hormat kepada Mentan Amran dan Petani: Swasembada Pangan Tercepat dalam Sejarah Indonesia

Pilarpertanian – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman serta seluruh petani Indonesia atas keberhasilan mencetak swasembada pangan tercepat dalam sejarah bangsa. Dalam waktu hanya satu tahun, Indonesia berhasil berdiri di atas kaki sendiri dan lepas dari ketergantungan impor pangan. “Saudara-saudara sekalian, izinkanlah saya mengikuti […]

Petani Karawang Sambut Swasembada Pangan: Produksi Meningkat, Harga Gabah Naik, Kesejahteraan Kian Terasa

Petani Karawang Sambut Swasembada Pangan: Produksi Meningkat, Harga Gabah Naik, Kesejahteraan Kian Terasa

Pilarpertanian – Euforia dan semangat petani terus menguat seiring keberhasilan pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional. Di sentra produksi padi Karawang, Jawa Barat, para petani merasakan langsung dampak kebijakan strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mulai dari peningkatan produksi hingga membaiknya kesejahteraan. Ahmad, petani asal Desa Kertamukti, Kecamatan […]

Aduan Lapor Pak Amran, 133 Ton Bawang Bombay Diamankan Polrestabes Semarang

Aduan Lapor Pak Amran, 133 Ton Bawang Bombay Diamankan Polrestabes Semarang

Pilarpertanian – Polrestabes Semarang bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Kodim 0733/KS, serta Lanal Semarang berhasil menggagalkan upaya pemasukan bawang bombay ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang. Penindakan ini dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat melalui kanal “Lapor Pak Amran”. Sebelumnya, masyarakat menyampaikan pengaduan sebagai berikut: “Mohon maaf menyita waktunya, menginformasikan, […]

Mentan Amran: Tanam Jagung, Upaya Cegah Kejahatan Sejak di Hulu

Mentan Amran: Tanam Jagung, Upaya Cegah Kejahatan Sejak di Hulu

Pilarpertanian – Upaya pencegahan kejahatan, kemiskinan, dan pengangguran harus dimulai dari hulu, salah satunya melalui penguatan sektor pertanian. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) saat menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 Swasembada Jagung di Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Bekasi, Kamis (8/1/2026). Menurut Mentan Amran, program swasembada […]

PP KAMMI Nilai Swasembada Pangan 2025 sebagai Prestasi Nasional

PP KAMMI Nilai Swasembada Pangan 2025 sebagai Prestasi Nasional

Pilarpertanian – Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP KAMMI, Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025 yang diumumkan pemerintah dalam momentum Panen Raya Nasional. Menurutnya, keberhasilan ini menandai satu fase penting dalam perjalanan kedaulatan pangan Indonesia dan membuktikan bahwa negara masih memiliki daya untuk mengelola sektor paling fundamental bagi kelangsungan hidup bangsa. […]

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

Pilarpertanian – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 16,11 juta ton, atau meningkat 6,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan […]

Produksi Beras 2025 Tembus 34,71 Juta Ton; Meningkat 13,36 Persen

Produksi Beras 2025 Tembus 34,71 Juta Ton; Meningkat 13,36 Persen

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian mencatat capaian positif sektor perberasan nasional sepanjang tahun 2025. Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Januari 2026, produksi beras pada periode Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,71 juta ton, meningkat 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, […]