Kementan Upayakan Regenerasi Petani Dengan Terus Mencetak Petani Milenial
Kepala BPPSDMP Kementan berfoto bersama dengan penerima penghargaan Duta Brigade Pangan Inspiratif, Duta Polbangtan/PEPI dan Young Ambassador Agriculture 2026. (Foto:Anto/Pilar)

Kementan Upayakan Regenerasi Petani Dengan Terus Mencetak Petani Milenial

Pilarpertanian - Ciawi – Kementerian Pertanian RI kembali menggelar ajang pemilihan “Young Ambassador Agriculture (YAA), Duta Brigade Pangan Inspiratif, dan Duta Polbangtan/PEPI”, Tahun 2026. Puncak acara digelar di Kompleks Surya, Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor, Rabu malam (20/5/2026).


Acara yang digelar Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian ini, bertujuan untuk meregenerasi petani melalui pengembangan generasi muda pertanian yang modern, adaptif, dan berdaya saing global. Hal tersebut merupakan bagian dari strategi besar Kementan dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian unggul untuk mendukung target swasembada pangan nasional.


“Melalui ajang ini kita ingin melahirkan generasi muda pertanian yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan penggerak di tengah masyarakat. Menjadi duta bukan sekadar tentang gelar dan penghargaan, tetapi tentang tanggung jawab, tentang keteladanan, dan tentang keberanian membawa perubahan.” kata Kepala BPPSDMP Kementan RI, Idha Widi Arsanti.


Menurut dia, ditengah isu makin berkurangnya tenaga kerja di sektor pertanian, maka regenerasi petani menjadi tantangan penting yang harus segera dijawab. Kemudian tantangan perubahan iklim, situasi geopolitik internasional, kemajuan teknologi dan digitalisasi, juga membuat sektor pertanian membutuhkan lebih banyak anak muda yang mampu menguasai teknologi, inovasi, hingga pemasaran digital.



“Saya berharap setelah ini anda semua tidak berhenti hanya sebagai finalis atau pemenang. Tetapi terus tumbuh menjadi generasi muda pertanian yang mampu membawa semangat baru bagi pertanian Indonesia. Jadilah penggerak pertanian modern, penguat swasembada pangan, pencipta lapangan kerja, dan inspirasi bagi generasi muda Indonesia lainnya,” tegas Idha menyemangati peserta.


Idha juga memberi target kepada para finalis, agar setelah acara ini masing-masing bisa menarik minimal 100 anak muda lainnya untuk mau terjun ke sektor pertanian. Karena keterlibatan generasi muda dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional, sesuai dengan target swasembada pangan yang menjadi prioritas nasional dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.


Dari berbagai program yang dilakukan Pemerintah, lanjutnya, swasembada pangan berhasil dicapai hanya dalam waktu satu tahun. Berbagai langkah percepatan pembangunan pertanian yang dijalankan pemerintah juga mulai menunjukkan hasil yang positif. Produksi pangan nasional terus meningkat, stok pangan nasional semakin kuat, dan optimisme menuju swasembada pangan semakin nyata.


Diantaranya penurunan harga pupuk bersubsidi hingga 20%, peningkatan harga pembelian gabah di tingkat petani, serta bantuan alat dan mesin pertanian untuk mempercepat proses olah lahan hingga panen. Kemudian dilakukan pula penguatan regenerasi petani melalui penumbuhan Brigade Pangan, optimalisasi lahan pertanian produktif untuk meningkatkan produksi padi, serta peningkatan hilirisasi produk pertanian.


Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti juga bersyukur, berbagai program penguatan generasi muda pertanian yang dijalankan Kementan mulai menunjukkan hasil yang nyata. Saat ini, petani milenial Indonesia telah berhasil menembus pasar ekspor global ke berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, China, Kanada hingga Bangladesh, dengan berbagai komoditas unggulan pertanian.


Sejak tahun 2025, kata dia, total volume ekspor petani milenial mencapai kurang lebih 266 ton dengan nilai mencapai sekitar Rp 9,8 miliar. Dan ini membuktikan bahwa generasi muda Indonesia mampu menjadi pelaku utama pertanian modern yang berdaya saing dan mendunia. Dia juga berharap akan semakin banyak petani milenial Indonesia yang mampu menghasilkan produk unggulan berstandar global, menembus pasar internasional, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan kebanggaan bangsa Indonesia.


“Keberlanjutan swasembada pangan tidak cukup hanya dengan program dan kebijakan pemerintah semata. Keberhasilan pembangunan pertanian ke depan sangat ditentukan oleh hadirnya generasi muda yang mau belajar, berinovasi, dan berani mengambil peran dalam pembangunan pertanian Indonesia. Karena itu, negara membutuhkan anak-anak muda seperti kalian. Anda bukan hanya generasi penerus, tetapi calon pemimpin pertanian Indonesia di masa depan,” tandas Idha Widi Arsanti.


Sementara itu dalam laporannya, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menjelaskan bahwa dari ratusan peserta dari seluruh Indonesia, terpilih 30 finalis Young Ambassador Agriculture yang berasal dari 20 provinsi. Kemudian 15 finalis Duta Brigade Pangan Inspiratif dari 15 provinsi, serta 14 finalis Duta Polbangtan/PEPI yang merupakan mahasiswa terbaik dari seluruh Polbangtan dan PEPI lingkup Kementerian Pertanian.


“Dan dari semua finalis itu kemudian terpilih 20 Young Ambassador Agriculture, 3 terbaik Duta Brigade Pangan Inspiratif, dan Duta Polbangtan/PEPI Nasional. Kita berharap, para penerima anugerah itu nantinya dapat menjadi generasi muda pertanian yang inspiratif, adaptif, dan mampu menjadi penggerak pertanian modern di daerah masing-masing,” harap Amin.


Lebih dari sekadar gelar dan penghargaan, para finalis diharapkan mampu menjadi agen perubahan, penyambung semangat generasi muda, serta mitra pembangunan pertanian Indonesia menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. Acara tersebut juga diikuti 35 pengelola Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS-SI) sebagai bagian dari persiapan program pengembangan petani muda periode 2027–2030.(AW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kementan Genjot Indeks Pertanaman Melalui Gerakan Tanam Serempak Oplah dan CSR

Kementan Genjot Indeks Pertanaman Melalui Gerakan Tanam Serempak Oplah dan CSR

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali melaksanakan Gerakan Tanam Serempak pada Jumat (31/7/2026) sebagai upaya meningkatkan indeks pertanaman, memperkuat produksi pangan nasional, serta mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Kumapo, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, dan dilaksanakan secara serempak di 25 provinsi […]

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga beras harus sama dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Mentan Amran setelah mengecek langsung ketersediaan beras di Alor, Sabtu (8/8). Mentan Amran memerintahkan Bulog dan jajaran terkait menjaga stok serta memastikan tidak ada lagi lonjakan harga hingga […]

Panen Perdana PM-AAS di Sidrap Lampaui Target, Hasil Capai 11,2 Ton per Hektare

Panen Perdana PM-AAS di Sidrap Lampaui Target, Hasil Capai 11,2 Ton per Hektare

Pilarpertanian – Penerapan Program Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) kembali membuktikan keberhasilannya dalam meningkatkan produktivitas padi nasional. Setelah sebelumnya mencatat hasil ubinan mencapai 10,43 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kini PM-AAS di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mencetak capaian yang lebih tinggi. Panen perdana di […]

Hingga Agustus 2026, Kementan Terbitkan 889 Sertifikat Hak PVT Untuk Percepat Penyediaan Benih Unggul Baru

Hingga Agustus 2026, Kementan Terbitkan 889 Sertifikat Hak PVT Untuk Percepat Penyediaan Benih Unggul Baru

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) baru-baru ini kembali menerbitkan Sertifikat Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) sebagai bentuk komitmen nyata untuk menyediakan benih varietas unggul baru guna mengakselerasi terwujudnya swasembada pangan nasional berkelanjutan. Berdasarkan data Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), jumlah sertifikat Hak PVT yang diterbitkan pada bulan Januari-Agustus 2026 sebanyak 63 sertifikat […]

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi khusus kepada Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berani menyuarakan persoalan masyarakat di daerah asalnya hingga mendorong pemerintah turun langsung melihat kondisi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Mentan Amran saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Sabtu (8/8), […]

Brigade Pangan Insan Cita Jayakerta Jadi Model Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian

Brigade Pangan Insan Cita Jayakerta Jadi Model Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus memperkuat pengembangan Brigade Pangan sebagai strategi percepatan modernisasi pertanian, peningkatan produktivitas, serta regenerasi petani untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan. Melalui penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan alat dan mesin pertanian, serta pengembangan sumber daya manusia pertanian, Brigade Pangan diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi pertanian modern di berbagai daerah. Menteri Pertanian […]

Didukung 26 Organisasi Kepemudaan, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras Fortifikasi

Didukung 26 Organisasi Kepemudaan, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras Fortifikasi

Pilarpertanian – Upaya pemerintah membongkar dugaan praktik mafia beras fortifikasi mendapat dukungan kuat dari 26 organisasi kepemudaan nasional. Dalam pertemuan di kediamannya di Kalibata, Jakarta, Minggu (2/8), Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama para pimpinan organisasi kepemudaan sepakat mengawal penuntasan praktik yang dinilai merugikan petani sekaligus merampas hak masyarakat. Di hadapan para pemuda, Mentan […]

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Pilarpertanian – Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch. Arief Cahyono, menyambut baik penjelasan juru bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengenai mekanisme dukungan Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian dan perkebunan pascabencana hidrometeorologi di Aceh. “Penjelasan yang disampaikan Pemerintah Aceh sudah tepat dan sejalan dengan data yang kami miliki. Ini menunjukkan komunikasi yang […]

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa persoalan mafia beras bukan semata-mata soal besaran keuntungan pelaku usaha, melainkan praktik penipuan yang merugikan masyarakat dalam skala sangat besar. Penegasan tersebut disampaikan di Mentan di hadapan 5.155 mahasiswa baru Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Tahun Akademik 2026/2027 usai memberikan kuliah umum, Kamis (6/8). Dalam kesempatan […]