Ganyong, Kaya Manfaat Untuk Pangan dan Kesehatan
Foto : Ganyong Merupakan Umbi-umbian untuk Pangan Alternatif Karena Kandungan Karbohidrat yang Tinggi.

Ganyong, Kaya Manfaat Untuk Pangan dan Kesehatan

Pilarpertanian - Ganyong merupakan tanaman umbi-umbian berasal dari Amerika Selatan. Di kancah internasional, ganyong memiliki sebutan sebagai Queensland Arrowroot. Memiliki nama ilmiah Canna edulis kerr. merupakan jenis umbi-umbian yang dimanfaatkan rimpangnya untuk dikonsumsi. Meskipun sempat hampir terlupakan, kini ganyong mulai dimanfaatkan sebagai sumber pangan alternative. Umbi ganyong diketahui dapat menjadi sumber pangan alternatif karena kandungan pati (karbohidrat) yang tinggi.


Umbi ini juga kaya dengan protein, kalori, lemak, vitamin C, vitamin B1, fosfor, kalsium dan zat besi. Umbi ini juga diketahui mengandung sejumlah senyawa penting seperti flavanoida, saponin dan polifenol. Dengan banyaknya kandungan nutrisi membuat umbi ini tak sekedar mengenyangkan perut.


Dalam Webinar Bimtek Propaktani episode ke 131 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bersama Ikatan Sarjana Wanita Indonesia (ISWI), Ketua Komite III DPD RI, Prof Sylviana Murni atau yang lebih akrab disapa Mpok Silvi mengatakan pengembangan UMKM berbasis ganyong memilki prospek yang cerah. “Ganyong memiliki segudang manfaat yaitu umbi ganyong memiliki kandungan kaya akan pati sehingga sangat baik untuk Balita, umbi mudanya bisa diolah menjadi sayur, tangkai dan daun muda dapat digunakan sebagai pakan ternak, bunganya dapat dijadikan sebagai tanaman hias dan ganyong dapat diolah menjadi alternative pengganti beras dalam pemenuhan kebutuhan karbohidrat,” ujarnya.


Dalam pengembangan UMKM berbasis ganyong harus menerapkan kolaborasi Triple Helix dimana harus ada invensi, inovasi dan komersialisasi pada penerapan local wisdom. “Local wisdom merupakan pengembangan yang dilakukan dengan cara pembaharuan dan penambahan nilai suatu produk yang dikembangkan sehingga memberi manfaat ekonomi dan social dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki masyarakat berupa tradisi serta budaya untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.” Imbuh Mpok Silvi.



Selain dapat dimanfaatkan sebagai pangan alternatif ternyata ganyong juga dapat dimanfaatkan dalam dunia kesehatan. Menurut Akademisi ITB, DR. Apt Sasanti Tarini dalam acara yang sama mengatakan bahwa ganyong memiliki kandungan mineral kalsium, phosphor dan besi yang tinggi sehingga sangat baik digunakan pada pertumbuhan tulang dan mengatasi mimisan gizi buruk. Selain itu, dengan merebus potongan tipis dari ganyong memiliki khasiat untuk radang lambung, radang usus, radang hati, radang ginjal serta panas dalam.


Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa Kementerian Pertanian terus mendorong dalam pengembangan pangan lokal agar naik kelas, minggu lalu kami bersama Accor Group telah melakukan penandatanganan kerja sama UMKM dan jaringan hotel Accor untuk memasok pangan lokal masuk ke dalam perhotelan sehingga dapat dikenal luas baik di dalam negeri maupun mancanegara. Pengembangan pangan lokal ini sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang tertuang dalam Lima Cara Bertindak Pembangunan Pertanian Tahun 2020 – 2024 lebih khusus pada Cara Bertindak nomor dua yakni Dirversifikasi Produksi dan Diversifikasi Konsumsi Pangan.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kementan Percepat Tanam Serentak Dukung Ketahanan Pangan

Kementan Percepat Tanam Serentak Dukung Ketahanan Pangan

Pilarpertanian – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan melalui pencapaian swasembada pangan nasional berkelanjutan, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak seluas 50.000 hektare pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan tanam dipusatkan di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, serta dilaksanakan serentak di […]

Hadapi Tantangan Iklim, Kementan Andalkan Pompanisasi untuk Kejar Tanam di Sukoharjo

Hadapi Tantangan Iklim, Kementan Andalkan Pompanisasi untuk Kejar Tanam di Sukoharjo

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat olah lahan dan tanam di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan lewat intervensi pompanisasi untuk mengantisipasi kekeringan akibat fenomena El Nino. Berdasarkan data, Sukoharjo memiliki luas baku sawah (LBS) 20.085 hektare. Dari jumlah itu, luas tanam atau standing crop padi saat ini mencapai 14.573 hektare. Namun, sekitar 6.516 […]

Kementan Gaspol Tangani Hama Padi di Pinrang, 5.000 Hektare Diselamatkan

Kementan Gaspol Tangani Hama Padi di Pinrang, 5.000 Hektare Diselamatkan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) tancap gas mengendalikan serangan hama penggerek batang padi (PBP) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), bantuan pestisida digelontorkan untuk menyelamatkan ribuan hektare sawah yang masih produktif. Berdasarkan data lapangan, total serangan PBP mencapai 14.406 hektare. Namun sekitar 5.000 hektare masuk kategori prioritas karena tanaman […]

Pacu Produksi Nasional, Kementan Tanam Padi Serempak di 25 Provinsi

Pacu Produksi Nasional, Kementan Tanam Padi Serempak di 25 Provinsi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mengakselerasi tanam serentak seluas 50 ribu hektare di 25 provinsi sebagai langkah cepat menjaga produksi pangan nasional, sekaligus merespons ancaman musim kemarau dan percepatan pemulihan lahan terdampak bencana. Gerakan tanam serentak yang dilaksanakan Kamis (30/4/2026) ini mencakup lahan optimalisasi (oplah), cetak sawah rakyat (CSR), serta lahan terdampak bencana, dengan titik […]

Tanam Serentak di Jambi, Kementan Percepat Optimalisasi Lahan CSR

Tanam Serentak di Jambi, Kementan Percepat Optimalisasi Lahan CSR

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melaksanakan kegiatan tanam serentak di 15 lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) pada Selasa (21/4/2026) yang dipusatkan di Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Pelaksanaan tanam serentak di Jambi ini, menjadi bagian dari percepatan pemanfaatan lahan CSR Tahun 2025 dengan target pengembangan 5.000 hektare di wilayah tersebut, sebagai […]

Kementan Percepat Tanam di Grobogan, Alsintan Disalurkan Antisipasi Kemarau

Kementan Percepat Tanam di Grobogan, Alsintan Disalurkan Antisipasi Kemarau

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat olah lahan dan penanaman di sejumlah sentra produksi pangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan curah hujan yang berpotensi mengganggu musim tanam hingga memicu gagal tanam. Salah satu upaya dilakukan di Desa Rowosari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kementan menyalurkan bantuan tiga unit pompa air berkapasitas 6 inci […]

Dari Jambi, Wamentan Sudaryono Pimpin Tanam Padi Serentak di 16 Provinsi Hadapi El Nino

Dari Jambi, Wamentan Sudaryono Pimpin Tanam Padi Serentak di 16 Provinsi Hadapi El Nino

Pilarpertanian – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memimpin Gerakan Tanam Padi Serentak yang dilaksanakan di 16 provinsi secara daring sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim. Kegiatan ini dipusatkan di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi, Selasa (21/4/2026), dan dilakukan secara […]

Di Hadapan Jajaran TNI, Mentan Amran Sebut Ketahanan Pangan Tercapai Berkat Sinergi dan Disiplin Prajurit

Di Hadapan Jajaran TNI, Mentan Amran Sebut Ketahanan Pangan Tercapai Berkat Sinergi dan Disiplin Prajurit

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan Amran) Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan penguatan ketahanan pangan nasional tidak terlepas dari sinergi kuat dan kedisiplinan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mengawal pelaksanaan program pertanian hingga ke tingkat lapangan. Menurut Mentan Amran, keterlibatan TNI dari tingkat terbawah hingga pimpinan tertinggi menjadi faktor kunci dalam memastikan program pertanian berjalan efektif […]

Kementan Gencarkan Pengembangan Hortikultura Lahan Kering untuk Antisipasi El Nino

Kementan Gencarkan Pengembangan Hortikultura Lahan Kering untuk Antisipasi El Nino

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menggencarkan program pengembangan hortikultura di lahan kering sebagai langkah antisipatif menghadapi El Nino. Upaya ini diwujudkan melalui implementasi program Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, dengan fokus pada penguatan produksi, teknologi, dan kelembagaan petani. Langkah ini menjadi bagian dari strategi adaptasi perubahan iklim, terutama […]