Hadapi Nataru, Pedagang Pastikan Pasokan Cabai Aman dan Harga Terkendali
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Memastikan Stok Cabai Nasional Aman dan Stabil Menjelang Nataru.

Hadapi Nataru, Pedagang Pastikan Pasokan Cabai Aman dan Harga Terkendali

Pilarpertanian - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pasokan cabai nasional dipastikan dalam kondisi aman dengan harga yang relatif stabil. Pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta Timur, menilai langkah cepat Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga distribusi pangan menjadi faktor penting terciptanya stabilitas pasar.


Pedagang cabai PIKJ, Guntur, mengapresiasi upaya Kementan yang turun langsung membantu petani, khususnya di wilayah terdampak bencana di Aceh. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya melindungi petani, tetapi juga memberi kepastian pasokan bagi pasar induk.


“Alhamdulillah sudah ada gerak cepat dari Kementerian Pertanian untuk tolong teman-teman, saudara-saudara kita yang kena bencana di Aceh,” ujar Guntur, Kamis (18/12/2025).


Ia menjelaskan, para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi cabai berjalan lancar sehingga harga tetap kondusif dan tidak menimbulkan gejolak di pasar.



“Kami koordinasi dengan teman-teman di Pasar Induk Kramat Jati untuk gerak cepat nanti bagaimana pendistribusiannya agar kita bisa kondusif, harga tetap stabil di pasar, dan tidak ada gejolak di Pasar Induk Kramat Jati,” jelasnya.


Guntur optimistis hingga akhir tahun harga cabai masih akan terjaga. Pasokan, kata dia, tidak hanya bergantung dari satu wilayah, melainkan berasal dari berbagai sentra produksi nasional.


“Untuk sampai akhir tahun nanti kemungkinan harga cabai stabil untuk menghadapi Nataru. Kalau untuk menghadapi Nataru, kemungkinan harga cabai masih tetap terkontrol aman,” katanya.


Ia menambahkan, saat ini panen cabai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat mulai melimpah. Selain itu, pasokan juga datang dari Sulawesi Selatan dan Aceh.


“Soalnya saat ini selain panenan dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat juga sudah mulai banyak panen. Terus tambah lagi ada pasokan dari Sulawesi Selatan dan juga dari Aceh. Jadi Insya Allah nanti sampai Nataru harga terkontrol aman,” imbuh Guntur.


Sehari sebelumnya, Mentan Amran mengambil langkah konkret dengan menyerap langsung hasil panen petani cabai di Aceh. Sebanyak 40 ton cabai dari sentra produksi di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah dibeli dan segera didistribusikan dengan 15 ton di antaranya dikirim langsung ke Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara dari Bandara Rembele menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Dalam penyalurannya, Kementan berkoordinasi dengan pedagang cabai di PIKJ.


Mentan Amran menegaskan, kebijakan distribusi ini dirancang agar seluruh mata rantai pangan berjalan seimbang.


“Kita ingin semua tersenyum. Petani tersenyum, pedagang tersenyum, dan konsumen tersenyum karena harga tetap stabil. Jangan ada berteriak salah satunya,” katanya.


Melalui langkah tersebut, Kementan menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga cabai menjelang Nataru, memastikan hasil panen petani terserap pasar, serta memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah situasi darurat dan pascabencana.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi khusus kepada Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berani menyuarakan persoalan masyarakat di daerah asalnya hingga mendorong pemerintah turun langsung melihat kondisi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Mentan Amran saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Sabtu (8/8), […]

Didukung 26 Organisasi Kepemudaan, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras Fortifikasi

Didukung 26 Organisasi Kepemudaan, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras Fortifikasi

Pilarpertanian – Upaya pemerintah membongkar dugaan praktik mafia beras fortifikasi mendapat dukungan kuat dari 26 organisasi kepemudaan nasional. Dalam pertemuan di kediamannya di Kalibata, Jakarta, Minggu (2/8), Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama para pimpinan organisasi kepemudaan sepakat mengawal penuntasan praktik yang dinilai merugikan petani sekaligus merampas hak masyarakat. Di hadapan para pemuda, Mentan […]

Panen Perdana PM-AAS di Sidrap Lampaui Target, Hasil Capai 11,2 Ton per Hektare

Panen Perdana PM-AAS di Sidrap Lampaui Target, Hasil Capai 11,2 Ton per Hektare

Pilarpertanian – Penerapan Program Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) kembali membuktikan keberhasilannya dalam meningkatkan produktivitas padi nasional. Setelah sebelumnya mencatat hasil ubinan mencapai 10,43 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kini PM-AAS di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mencetak capaian yang lebih tinggi. Panen perdana di […]

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa persoalan mafia beras bukan semata-mata soal besaran keuntungan pelaku usaha, melainkan praktik penipuan yang merugikan masyarakat dalam skala sangat besar. Penegasan tersebut disampaikan di Mentan di hadapan 5.155 mahasiswa baru Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Tahun Akademik 2026/2027 usai memberikan kuliah umum, Kamis (6/8). Dalam kesempatan […]

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga beras harus sama dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Mentan Amran setelah mengecek langsung ketersediaan beras di Alor, Sabtu (8/8). Mentan Amran memerintahkan Bulog dan jajaran terkait menjaga stok serta memastikan tidak ada lagi lonjakan harga hingga […]

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan aturan baru agar buruh tani di seluruh Indonesia dapat mengakses bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kebijakan ini disiapkan untuk memastikan keterbatasan status atau ketentuan administratif tidak lagi menjadi penghalang bagi buruh tani yang membutuhkan alat produksi di lapangan. Rencana tersebut disampaikan Mentan Amran saat meninjau […]

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta dan memilih terbang langsung ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/8). Keputusan tersebut diambil setelah Amran mendengar langsung aspirasi mahasiswa asal Alor, Adriano Padama, saat mengisi kuliah umum di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Kamis (6/8). Dalam kesempatan tersebut, Adriano menyampaikan […]

Brigade Pangan Insan Cita Jayakerta Jadi Model Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian

Brigade Pangan Insan Cita Jayakerta Jadi Model Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus memperkuat pengembangan Brigade Pangan sebagai strategi percepatan modernisasi pertanian, peningkatan produktivitas, serta regenerasi petani untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan. Melalui penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan alat dan mesin pertanian, serta pengembangan sumber daya manusia pertanian, Brigade Pangan diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi pertanian modern di berbagai daerah. Menteri Pertanian […]

Hingga Agustus 2026, Kementan Terbitkan 889 Sertifikat Hak PVT Untuk Percepat Penyediaan Benih Unggul Baru

Hingga Agustus 2026, Kementan Terbitkan 889 Sertifikat Hak PVT Untuk Percepat Penyediaan Benih Unggul Baru

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) baru-baru ini kembali menerbitkan Sertifikat Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) sebagai bentuk komitmen nyata untuk menyediakan benih varietas unggul baru guna mengakselerasi terwujudnya swasembada pangan nasional berkelanjutan. Berdasarkan data Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), jumlah sertifikat Hak PVT yang diterbitkan pada bulan Januari-Agustus 2026 sebanyak 63 sertifikat […]