Kementan Percepat Swasembada Gula, KUR Tebu Rakyat Jadi Andalan
Penyaluran Program Kredit Usaha Rakyat Pertanian Sebagai Solusi Permodalan untuk Mempercepat Swasembada Gula.

Kementan Percepat Swasembada Gula, KUR Tebu Rakyat Jadi Andalan

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi berbagai langkah strategis untuk mewujudkan swasembada gula nasional. Berdasarkan Roadmap Swasembada Gula Nasional yang telah disusun, target swasembada gula konsumsi ditetapkan tercapai pada tahun 2028 dan swasembada gula total, termasuk kebutuhan industri serta bioetanol ditargetkan pada tahun 2030.


Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa target tersebut diupayakan tercapai lebih cepat. Dirinya optimis seiring dukungan kuat dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran dalam membangun sektor pertanian menuju kemandirian pangan.


“Pembenahan total dari hulu ke hilir. Mulai dari benih, tanam, kemudian hilirisasi. Juga sistem penjualan supaya lebih baik dan menguntungkan petani. Logikanya sederhana: kalau petani untung, mereka akan terus menanam. Begitupun sebaliknya. Karena itu kami dorong sistem distribusi dan hilirisasi yang lebih adil,” ungkap Mentan Amran.


Meski demikian, masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi petani dan pelaku usaha, antara lain keterbatasan akses modal, distribusi dan akses pasar, ketersediaan lahan, inovasi dan teknologi, hingga ketergantungan pada musim.



Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menyalurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian sebagai solusi permodalan baik untuk modal kerja maupun investasi. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Andi Nur Alam Syah mengungkapkan bahwa dukungan pembiayaan ini menjadi salah satu kunci untuk mempercepat swasembada gula.


“Program swasembada gula tidak hanya bicara soal lahan dan produksi, tetapi juga kepastian modal bagi petani. Dengan KUR khusus yang lebih fleksibel dan pro-petani, kami yakin semangat petani tebu akan semakin meningkat,” jelas Andi, Minggu (7/9/2025).


Pemerintah juga telah menerbitkan Permenko Nomor 12 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2022 mengenai Pedoman Pelaksanaan KUR. Regulasi ini memberikan relaksasi kebijakan KUR reguler maupun KUR khusus untuk sektor pertanian, tebu rakyat.


Terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, menegaskan dukungan penuh pemerintah dalam memperkuat program kemandirian pangan, termasuk lewat penguatan pembiayaan tebu rakyat.


“Sesuai amanat Presiden Prabowo dalam mencapai program prioritas kemandirian pangan dan pertumbuhan ekonomi 8%, tentu butuh dukungan kebijakan. Salah satunya adalah support pemerintah untuk program tebu rakyat. Dari beberapa KUR yang kita berikan, ada relaksasi atau afirmasi, pertama suku bunga flat 6% tanpa batasan akses dan tanpa bunga berjenjang. Selanjutnya, offtaker saat ini juga dapat menyampaikan calon debiturnya yang masuk kategori khusus. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang ingin mengakses program tebu rakyat ini,” jelas Ferry.


Hal senada disampaikan Direktur Pembiayaan Pertanian Purwanta, yang menilai skema KUR ini akan memberi kepastian usaha bagi petani.


“Relaksasi KUR khusus tebu ini membuka akses pembiayaan yang lebih mudah. Petani tidak lagi terbebani agunan tambahan, cukup dengan kemitraan offtaker. Ini sekaligus menjamin adanya pasar dan kepastian harga bagi petani,” tegas Purwanta.


KUR khusus tebu memberikan plafon hingga Rp500 juta dengan bunga 6% efektif per tahun. Skema ini tidak mengenakan bunga gradual dan tidak membatasi akses berulang selama petani memiliki mitra usaha atau offtaker. KUR khusus dapat diakses tanpa agunan tambahan karena offtaker bertindak sebagai avalis.


Kementan optimistis bahwa dengan kombinasi perbaikan hulu-hilir, dukungan pembiayaan, dan sinergi lintas kementerian, target swasembada gula bisa dicapai lebih cepat.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Zhang Zhu mengapresiasi capaian sektor pertanian Indonesia dan menyepakati penguatan kerja sama dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, terutama dalam peningkatan produksi, transfer teknologi, dan pengembangan komoditas strategis. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang perdagangan dan investasi […]

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani untuk meningkatkan produksi, kesejahteraan, dan mempercepat swasembada pangan nasional. Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, transformasi pertanian dilakukan melalui pembenahan pupuk bersubsidi, penguatan harga hasil panen, modernisasi pertanian, dan optimalisasi lahan. Capaian dan kebijakan tersebut dibahas […]

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Pilarpertanian – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian mulai menunjukkan dampak terhadap daya beli petani di Lampung. Penurunan harga pupuk bersubsidi, penguatan harga komoditas, hingga penghentian impor singkong disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus menggerakkan ekonomi di wilayah perdesaan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah kebijakan Presiden […]

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

Pilarpertanian – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan memicu krisis pangan global, Indonesia patut bersyukur karena kondisi pangan nasional relatif aman. Ketika sedikitnya 33 negara mulai mendorong masyarakatnya menyiapkan persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan kebutuhan dasar untuk menghadapi situasi darurat, Indonesia memiliki kekuatan produksi pangan dalam negeri dan […]

Deputi BI Apresiasi Mentan Amran, Sebut Panglima Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Deputi BI Apresiasi Mentan Amran, Sebut Panglima Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Pilarpertanian – Deputi Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono mengapresiasi kerja keras Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi nasional. Thomas menyebut Mentan Amran sebagai panglima pengendalian inflasi yang berperan besar dalam memastikan stabilitas harga pangan melalui kerja nyata di lapangan. Apresiasi tersebut disampaikan Thomas […]

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Pilarpertanian – Penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI) menjadi langkah penting untuk menjaga akuntabilitas anggaran, mencegah penyimpangan, dan memastikan program berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan independen, pemetaan risiko, serta tindak lanjut hasil pemeriksaan menjadi kunci tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, […]

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar Malam Puncak Pertemuan Teknis Nasional Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) 2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta, Kamis (29/10/2026) malam. Acara puncak ini dihadiri oleh seluruh perwakilan dari 13 kabupaten lokasi proyek HDDAP, jajaran kementerian, mitra pembangunan, serta stakeholders terkait […]

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengungkap skema dugaan penyelewengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dibeli melalui aplikasi resmi Bulog, kemudian diduga disalahgunakan dengan cara dikemas ulang (repacking) menjadi kemasan 50 kilogram. Penelusuran BULOG menemukan pembelian dilakukan oleh mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang terdaftar, […]

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mengoptimalkan lahan melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) untuk meningkatkan produksi padi dan mendukung swasembada pangan. Upaya ini diwujudkan melalui Gerakan Tanam CSR 2026 di Desa Karang Petani, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (21/10/2026). Kegiatan ini mendorong pemanfaatan lahan baru agar segera ditanami. Di […]