Kesejahteraan Petani Jangan Dicampur-Adukan Politik
Redaksi dan Informasi pemasangan iklan Hubungi: Admin Pilarpertanian

Kesejahteraan Petani Jangan Dicampur-Adukan Politik

Pilarpertanian - Pilar Pertanian – Surat terbuka Adhe Musa Said, Ketua Ketua Bidang Pertanian, Kedaluatan Pangan dan ESDM, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda GP Anshor ke Presiden Jokowi tentang menyoroti kinerja Mentan, telah membuat berbagai pihak merasa berkepentingan untuk berkomentar. Hal ini dilakukan karena dianggap telah menyeret urusan petani kepada ranah politik tanpa didukung dengan fakta dan data yang akurat.

Sesuai data BPS, selama dua tahun terakhir, produksi padi tahun 2016 sebesar 79,17 juta ton atau naik 4,96 persen dibandingkan 2015 dan tahun 2015 naik 6,43 persen dibandingkan tahun 2014. Keberhasilan meningkatkan produksi ini mampu menjadikan Indonesia tahun 2016 tidak impor beras medium.  Ini menunjukkan kinerja produksi pangan yang tinggi yang bertolak belakang dengan statement GP Ashor.

Tentang hal ini, sebelumnya, Rabu (28/12), pengamat Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto J. Siregar justru menyampaikan apresiasi upaya-upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan dua tahun terakhir ini, mengambil kebijakan saat terjadi el nino dan la nina, pasti Indonesia.  

“Ya kalau dengan produksi 79 juta ton seharusnya sudah mencukupi, tidak perlu impor lagi untuk tahun depan. Tapi jangan sampai terlalu fokus sama padi, jagung dan kedelai saja, komoditas lainnya juga harus diperhatikan serius,” ujarnya,

Senada dengan Hermanto, Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI), Sholahuddin menyampaikan apresiasi atas kinerja Menteri Amran dalam menangani masalah jagung. Faktanya, sekarang kita bisa menyaksikan sendiri tahun ini impor jagung turun 66%.

“Saya optimis tahun 2017 tidak impor jagung karena program mengembangkan 3 juta hektar jagung pada 2017, ditambah integrasi jagung di kebun dan hutan, petani jagung sudah bermitra dengan industri pakan ternak,” katanya di Jakarta, Kamis (29/12).

Sholahuddin mengungkapkan bahwa data BPS 2016 itu produksi jagung 23,2 juta ton naik 18,1% dibanding tahun lalu. Artinya hal ini merupakan bukti kinerja yang sangat bagus dan siapa bilang petani jagung tidak sejahtera.

“Petani jagung semakin sejahtera karena sudah bermitra sehingga ada kepastian pasar dan jaminan harga yang layak,” ujar Sholahuddin.

Berkaitan dengan kesejahteraan petani, data BPS pada Maret 2016 menyebutkan penduduk miskin di perdesaan 17,67 juta jiwa turun 0,22 juta jiwa dibandingkan September 2015 dan sebelumnya juga menurun 50 ribu jiwa dibandingkan Maret 2015. Demikian juga indeks ketimpangan pengeluaran penduduk di perdesaan diukur gini rasio Maret 2016 sebesar 0,327 semakin membaik dibandingkan Maret 2015 sebesar 0,334. 

“Arinya ini data kan mengindikasikan kesejahteraan petani semakin meningkat,” ujar Sholahuddin.

Menganggapi surat terbuka GP Ashor ke Presiden, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Winarno Tohir pun mengakui bahwa data menunjukan produksi pangan dan kesejatreraan petani semakin meningkat.  Data itu terkonfirmasi fakta di lapangan. Buktinya sekarang ini penggilingan penuh dan di pasaran beras melimpah.

“Jadi, ya jangan mencapur-adukan masalah politik dengan urusan petani lah. Petani saat ini sedang sibuk berproduksi dan menikmati hasil yang lebih bagus. Beri kenyamanan bagi petani untuk berkarya secara nyaman sehingga bisa lebih sejahtera lagi,” tutur Winarno.⁠⁠⁠⁠


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan



Artikel Lainnya

Presiden Prabowo: Tim Pertanian Contoh Kerja Pemerintah yang Berprestasi dan Membanggakan

Presiden Prabowo: Tim Pertanian Contoh Kerja Pemerintah yang Berprestasi dan Membanggakan

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan contoh nyata kerja pemerintah yang berprestasi dan membanggakan, sekaligus menjadi fondasi tumbuhnya kepercayaan diri bangsa. Keberhasilan tim pertanian, menurut Presiden Prabowo, membuktikan bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri sebagai bangsa yang berdaulat dan percaya diri. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan sambutan […]

Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatra Pasca Bencana

Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatra Pasca Bencana

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat memulihkan sektor pertanian pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah utara dan tengah Sumatera pada akhir November 2025. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,49 triliun dari APBN 2026, sekaligus mengusulkan tambahan anggaran Rp5,1 triliun untuk mempercepat pemulihan di tiga provinsi terdampak. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) […]

Terdepan Salurkan Bantuan Pangan, Masyarakat Aceh Sampaikan Terima Kasih kepada Mentan Amran

Terdepan Salurkan Bantuan Pangan, Masyarakat Aceh Sampaikan Terima Kasih kepada Mentan Amran

Pilarpertanian – Pemerintah dan masyarakat Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) atas respons cepat dan konsistensi dalam menyalurkan bantuan pangan bagi korban bencana di berbagai wilayah Aceh. Mentan Amran disebut sebagai salah satu menteri yang paling intens menyalurkan bantuan ke Aceh. Apresiasi tersebut […]

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit : Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit : Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal pangan yang merugikan petani dan mengancam ekosistem pertanian nasional. Hal ini disampaikan Mentan Amran saat turun langsung ke Semarang untuk mengecek ribuan karung bawang bombay selundupan yang tidak berizin dan terindikasi membawa penyakit. Dalam pemeriksaan di lapangan, Mentan […]

Mentan Amran: Produksi Naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton

Mentan Amran: Produksi Naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton

Pilarpertanian – Pemerintah optimistis target serapan gabah setara beras tahun 2026 sebesar 4 juta ton dapat tercapai seiring meningkatnya produksi padi nasional. Target ini naik dibandingkan tahun lalu sebesar 3 juta ton. Optimisme tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai Rapat Koordinasi Serap Gabah dan Beras 2026 serta Penandatanganan Komitmen Bersama Antara Kementerian […]

Rehabilitasi 98.000 Hektar Sawah Pascabencana di Sumatra, Mentan Amran: Ini Tanggung Jawab Negara

Rehabilitasi 98.000 Hektar Sawah Pascabencana di Sumatra, Mentan Amran: Ini Tanggung Jawab Negara

Pilarpertanian – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) resmi memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra. Langkah tersebut ditandai dengan groundbreaking rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana yang dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (15/1/2026). Rehabilitasi mencakup perbaikan lahan sawah, jaringan irigasi, serta pemulihan sarana dan prasarana produksi pertanian agar […]

Komisi IV DPR RI Apresiasi Gerak Cepat Mentan Tanggap Bencana Sumatra

Komisi IV DPR RI Apresiasi Gerak Cepat Mentan Tanggap Bencana Sumatra

Pilarpertanian – Komisi IV DPR RI mengapresiasi langkah cepat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementerian Pertanian dalam merespons bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat. Gerak cepat tersebut dinilai sangat membantu petani dan masyarakat yang terdampak banjir besar. Apresiasi disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, […]

Mentan Amran Tegaskan Kementan Terus Bergerak Cepat Dampingi Petani Terdampak Bencana Sumatera

Mentan Amran Tegaskan Kementan Terus Bergerak Cepat Dampingi Petani Terdampak Bencana Sumatera

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) terus bergerak mendampingi petani serta menangani pemulihan sektor pertanian sejak hari pertama hingga saat ini pascabencana yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia mengatakan, laporan bencana setiap hari terus diterima dan langsung dikoordinasikan untuk langsung bergerak […]

Mentan Amran: Padat Karya Kunci Pemulihan Pertanian Pascabencana, Petani Dilibatkan Langsung

Mentan Amran: Padat Karya Kunci Pemulihan Pertanian Pascabencana, Petani Dilibatkan Langsung

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) menegaskan pendekatan padat karya sebagai strategi utama dalam rehabilitasi sektor pertanian pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Melalui skema ini, petani tidak hanya memulihkan lahan pertaniannya, tetapi juga memperoleh pendapatan selama proses pemulihan berlangsung. Mentan Amran menegaskan bahwa sawah-sawah yang rusak akan diperbaiki kembali […]