Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Merupakan Figur Pemimpin dengan Rekam Jejak Kuat di Berbagai Bidang yang Berdampak Langsung Bagi Sektor Pertanian Nasional.

Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

Pilarpertanian - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dikenal sebagai figur pemimpin dengan rekam jejak kuat di bidang akademik, inovasi, dan kepemimpinan yang berdampak langsung bagi sektor pertanian nasional. Latar belakang keilmuan, pengalaman lapangan, serta ketegasan dalam menjaga integritas menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan yang dijalankannya.


Di dunia akademik, Mentan Amran tercatat sebagai dosen tetap di Universitas Hasanuddin (Unhas) dan telah mengabdikan diri selama lebih dari satu dekade di bidang pendidikan. Hingga kini, ia telah menulis 33 buku yang banyak dijadikan referensi di bidang pertanian dan pengembangan sumber daya manusia. Kontribusinya di bidang riset juga dibuktikan melalui empat hak paten dan merek, termasuk inovasi pengendalian hama tikus yang telah digunakan secara luas, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di Malaysia, Jepang, dan beberapa negara lainnya.


Tak berhenti pada riset, Mentan Amran berhasil menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi kekuatan ekonomi. Ia tercatat membangun sekitar 70 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai sekitar 7.000 orang. Capaian ini menunjukkan peran nyata sektor pertanian dan turunannya sebagai penggerak ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.


Dalam kepemimpinan publik, Mentan Amran dikenal tegas dalam menegakkan integritas. Ia secara konsisten mendorong pemberantasan praktik korupsi, termasuk mengambil langkah tegas berupa pencopotan pejabat yang terbukti melanggar aturan. Prinsip tersebut dijalankan sebagai bagian dari komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan petani.



Pengalaman Mentan Amran di sektor pertanian juga berangkat dari bawah. Ia pernah menjalani peran sebagai penyuluh pertanian lapangan (PPL) sebelum kemudian berkembang menjadi pemimpin usaha dan dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertanian. Perjalanan tersebut membentuk pemahamannya yang utuh, dari hulu hingga hilir, tentang tantangan dan kebutuhan riil petani.


Sebagai Menteri Pertanian, Mentan Amran menjadi salah satu motor penggerak keberhasilan agenda swasembada pangan nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Melalui kerja lintas sektor, reformasi kebijakan pupuk, penertiban mafia pangan, serta penguatan produksi nasional, sektor pertanian menunjukkan kinerja yang semakin solid dan berkelanjutan.


Di bawah kepemimpinan Mentan Amran Sulaiman, Indonesia menerima penghargaan tertinggi Agricola Medal dari FAO. Penghargaan tersebut diterima Presiden Joko Widodo di tahun 2024 atas capaian Indonesia yang mampu menjaga swasembada pangan tanpa impor beras medium selama tahun 2017-2021.
Medali kedua dari FAO adalah South-South and Triangular Cooperation dari FAO sebagai Countries Championing SSTC.


Kiprah Mentan Amran di sektor pertanian juga mendapatkan pengakuan paling prestisius. Tercatat, Mentan Amran menerima empat tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas jasa dan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan, kemandirian produksi, dan pemberdayaan petani di seluruh Indonesia.


Adapun penghargaan yang telah diperoleh Mentan Amran yaitu Bintang Jasa Utama yang diterima 7 Januari 2026 dari Presiden Prabowo Subianto, Bintang Mahaputra Adipurna yang diterima 25 Agustus 2025 dari Presiden Prabowo, Bintang Mahaputra Adipradana yang diterima pada November 2022 dari Presiden Joko Widodo, dan Satya Lencana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian di tahun 2007 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


Di luar tugas pemerintahan, Mentan Amran juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Melalui AAS Foundation, ia terlibat dalam berbagai aksi sosial, termasuk penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina, sebagai wujud kepedulian terhadap isu-isu global dan nilai kemanusiaan universal, termasuk baru baru ini menggalang bantuan bencana Aceh Rp 75 miliar dalam waktu singkat.


Dengan rekam jejak akademik, inovasi, kepemimpinan ekonomi, integritas, serta kepedulian sosial, Mentan Amran merepresentasikan figur pemimpin pertanian yang mengedepankan kerja nyata dan dampak berkelanjutan bagi bangsa Indonesia.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Produksi Beras 2025 Tembus 34,71 Juta Ton; Meningkat 13,36 Persen

Produksi Beras 2025 Tembus 34,71 Juta Ton; Meningkat 13,36 Persen

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian mencatat capaian positif sektor perberasan nasional sepanjang tahun 2025. Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Januari 2026, produksi beras pada periode Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,71 juta ton, meningkat 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, […]

Mentan Amran: Tanam Jagung, Upaya Cegah Kejahatan Sejak di Hulu

Mentan Amran: Tanam Jagung, Upaya Cegah Kejahatan Sejak di Hulu

Pilarpertanian – Upaya pencegahan kejahatan, kemiskinan, dan pengangguran harus dimulai dari hulu, salah satunya melalui penguatan sektor pertanian. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) saat menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 Swasembada Jagung di Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Bekasi, Kamis (8/1/2026). Menurut Mentan Amran, program swasembada […]

Presiden Prabowo Beri Hormat kepada Mentan Amran dan Petani: Swasembada Pangan Tercepat dalam Sejarah Indonesia

Presiden Prabowo Beri Hormat kepada Mentan Amran dan Petani: Swasembada Pangan Tercepat dalam Sejarah Indonesia

Pilarpertanian – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman serta seluruh petani Indonesia atas keberhasilan mencetak swasembada pangan tercepat dalam sejarah bangsa. Dalam waktu hanya satu tahun, Indonesia berhasil berdiri di atas kaki sendiri dan lepas dari ketergantungan impor pangan. “Saudara-saudara sekalian, izinkanlah saya mengikuti […]

PP KAMMI Nilai Swasembada Pangan 2025 sebagai Prestasi Nasional

PP KAMMI Nilai Swasembada Pangan 2025 sebagai Prestasi Nasional

Pilarpertanian – Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP KAMMI, Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025 yang diumumkan pemerintah dalam momentum Panen Raya Nasional. Menurutnya, keberhasilan ini menandai satu fase penting dalam perjalanan kedaulatan pangan Indonesia dan membuktikan bahwa negara masih memiliki daya untuk mengelola sektor paling fundamental bagi kelangsungan hidup bangsa. […]

NTP Cetak Rekor Tahun 2025, Tembus 125,35

NTP Cetak Rekor Tahun 2025, Tembus 125,35

Pilarpertanian – Sektor pertanian nasional menutup tahun 2025 dengan capaian yang sangat menggembirakan. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2025 tercatat sebesar 125,35, atau meningkat 1,05 persen dibandingkan November 2025. Capaian ini menegaskan semakin membaiknya kesejahteraan rumah tangga pertanian di seluruh Indonesia. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, menjelaskan […]

Petani Karawang Sambut Swasembada Pangan: Produksi Meningkat, Harga Gabah Naik, Kesejahteraan Kian Terasa

Petani Karawang Sambut Swasembada Pangan: Produksi Meningkat, Harga Gabah Naik, Kesejahteraan Kian Terasa

Pilarpertanian – Euforia dan semangat petani terus menguat seiring keberhasilan pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional. Di sentra produksi padi Karawang, Jawa Barat, para petani merasakan langsung dampak kebijakan strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mulai dari peningkatan produksi hingga membaiknya kesejahteraan. Ahmad, petani asal Desa Kertamukti, Kecamatan […]

Aduan Lapor Pak Amran, 133 Ton Bawang Bombay Diamankan Polrestabes Semarang

Aduan Lapor Pak Amran, 133 Ton Bawang Bombay Diamankan Polrestabes Semarang

Pilarpertanian – Polrestabes Semarang bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Kodim 0733/KS, serta Lanal Semarang berhasil menggagalkan upaya pemasukan bawang bombay ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang. Penindakan ini dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat melalui kanal “Lapor Pak Amran”. Sebelumnya, masyarakat menyampaikan pengaduan sebagai berikut: “Mohon maaf menyita waktunya, menginformasikan, […]

Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

Pilarpertanian – Swasembada pangan menjadi poros utama kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sejak awal masa pemerintahannya, Prabowo menegaskan bahwa kedaulatan pangan adalah prasyarat kemerdekaan sejati sebuah bangsa. “Tidak ada bangsa yang merdeka sesungguhnya kalau bangsa itu tidak bisa produksi makannya sendiri. Karena itu, perjuangan saya selama saya di politik, pengabdian saya selalu […]

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

Pilarpertanian – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 16,11 juta ton, atau meningkat 6,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan […]