Mentan Amran: Ubah Mindset dan Kerja Kreatif Demi Majukan Indonesia
Kegiatan Kuliah Umum Secara Daring yang Digelar oleh Politeknik STIA LAN Jakarta.

Mentan Amran: Ubah Mindset dan Kerja Kreatif Demi Majukan Indonesia

Pilarpertanian - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda dan pegawai Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk mengubah pola pikir, bekerja kreatif, dan berintegritas demi kemajuan bangsa. Ajakan tersebut disampaikan dalam kuliah umum daring yang digelar Politeknik STIA LAN Jakarta, Selasa (26/8), dan diikuti lebih dari 1.000 peserta.


“Kalau ingin sukses, jangan kerja biasa-biasa saja. Kerja luar biasa, kreatif, dan di luar ekspektasi atasan, itu yang akan membuat kalian melompat dalam karier. Jadilah orang yang membuat pimpinan sedih jika kalian tidak hadir,” tegas Mentan Amran.


Dalam paparannya, Mentan Amran membagikan pengalamannya sebagai pegawai negeri selama 21 tahun, dosen tetap selama 13 tahun, hingga menjabat Menteri Pertanian dua periode. Ia juga menyinggung sejumlah penghargaan yang pernah diterima, seperti Satya Lancana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2007 dan Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus 2025, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kinerjanya.


Lebih lanjut, Mentan Amran menyoroti strategi pemerintah dalam mencapai swasembada pangan. Target awal Presiden yang semula ditetapkan dalam empat tahun sempat dipercepat menjadi tiga tahun, bahkan ditargetkan satu tahun.



“Kalau tidak ada tantangan seperti perubahan iklim, hampir pasti swasembada sudah tercapai pada 2025,” jelasnya.


Ia juga mengutip proyeksi lembaga pangan dunia, Food and Agriculture Organization (FAO), dalam Food Outlook – Biannual Report on Global Food Markets edisi Juni 2025, yang menyebut produksi beras Indonesia akan mencapai 35,6 juta ton pada musim tanam 2025/2026. Sementara itu, laporan Rice Outlook dari USDA edisi April 2025 memproyeksikan produksi pada musim tanam 2024/2025 sebesar 34,6 juta ton.


Mentan Amran mengingatkan bahwa Indonesia adalah pasar pangan strategis yang tidak diinginkan banyak negara untuk mencapai kedaulatan pangan, karena hal itu akan menurunkan impor dan harga global.


“Tidak ada satu negara pun di dunia yang ingin Indonesia berdaulat pangan,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Juli 2025 mencapai 122,64, naik 0,76 persen dari bulan sebelumnya dan stok beras nasional pada Juni 2025 mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, pencapaian ini merupakan kebanggaan bangsa yang perlu terus dipertahankan meskipun tidak lepas dari tantangan dan kritik.


Dalam pesannya kepada generasi muda, Mentan Amran juga menekankan bahwa keberhasilan bangsa lahir dari generasi yang berprinsip, beradab, dan berintegritas. Ia mendorong anak muda Indonesia untuk percaya diri dan berani bermimpi besar.


“Saya ingin pemuda Indonesia mengantar negaranya menjadi negara superpower. Self-confidence adalah kunci utama,” ujarnya.


Ia juga membagikan konsep tiga tingkat keyakinan yang menurutnya sangat penting dalam meraih kesuksesan, yaitu ilmu yakin (15 persen), ainul yakin (20 persen), dan haqul yakin sebagai keyakinan tertinggi yang memiliki kontribusi paling besar terhadap keberhasilan.


Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kritik dan tantangan yang justru harus dijadikan pemacu. Ia mengajak generasi muda untuk mengubah pola pikir dengan memiliki mimpi besar dan bertindak konsisten.


“Bekerja keras minimal 15 hingga 20 jam per hari, dan tidak takut terhadap tekanan. Struggle now, enjoy later. Kalau kalian kerja keras hari ini, maka 15 tahun lagi kalian akan menuai kebahagiaan. Tapi kalau kalian main-main sekarang, penderitaan akan menjemput di masa tua,” pesannya.


Menutup kuliahnya, Mentan Amran menegaskan pentingnya menjauhi korupsi dan terus bekerja dengan dedikasi untuk negara, di mana pun berada.


Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Utama LAN RI, Andi Taufik, menyampaikan terima kasih kepada Mentan Amran atas kesediaannya memberikan kuliah umum meskipun sedang menjalankan tugas di daerah. Ia menyebut Mentan Amran sebagai sosok pemimpin yang memiliki kecerdasan sosial dan emosional, serta menjadi sumber inspirasi dari pengalaman panjangnya hidupnya maupun dalam birokrasi dan pemerintahan.


Ia berharap pesan-pesan yang disampaikan Mentan Amran dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dan pegawai LAN untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Tahun Baru, Langsung Tebus Pupuk Bersubsidi! 147 Transaksi Pecah Hanya dalam 16 Menit

Tahun Baru, Langsung Tebus Pupuk Bersubsidi! 147 Transaksi Pecah Hanya dalam 16 Menit

Pilarpertanian – Penebusan pupuk bersubsidi tahun 2026 langsung berjalan sejak detik pertama pembukaan. Hingga pukul 00.16 WIB, tercatat 147 transaksi penebusan pupuk subsidi oleh petani di berbagai daerah, terdiri dari 74 transaksi melalui iPubers (KTP) dan 73 transaksi menggunakan Kartu Tani. Fakta ini menegaskan bahwa sistem penyaluran pupuk subsidi telah siap dan berfungsi sejak awal […]

Champion Kementan Gelar Aksi Cabai dan Bawang Harga Terjangkau Amankan Nataru

Champion Kementan Gelar Aksi Cabai dan Bawang Harga Terjangkau Amankan Nataru

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus melakukan berbagai upaya konkrit dalam menjaga produksi dan mendukung pengendalian inflasi pangan. Salah satunya melalui giat aksi cabai dan bawang merah harga terjangkau yang dilaksanakan secara rutin di Jakarta serta di beberapa daerah sentra produksi cabai dan bawang merah pada momentum Natal dan Tahun Baru. Ardhi Prasetyo Wibowo, Ketua Asosiasi […]

Mentan Amran Sidak Pasar, Tegaskan Saat Nataru Harga Pangan Tidak Boleh Dimainkan

Mentan Amran Sidak Pasar, Tegaskan Saat Nataru Harga Pangan Tidak Boleh Dimainkan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan, untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan pangan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menegaskan tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan momentum Nataru untuk menaikkan harga pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). […]

Proyeksi Produksi Tahun Depan Meningkat, Pemerintah Optimalkan Serapan Beras Awal Tahun 2026

Proyeksi Produksi Tahun Depan Meningkat, Pemerintah Optimalkan Serapan Beras Awal Tahun 2026

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan penyerapan beras sebesar 2 hingga 2,5 juta ton pada panen raya 2026 sebagai bagian dari penguatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sekaligus upaya menjaga harga gabah tetap menguntungkan petani. “Di panen raya nanti, minimal kita serap 2 juta ton, kalau bisa sampai 2,5 juta ton,” kata Mentan […]

Wamentan Sudaryono Pastikan Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana di Sumatera

Wamentan Sudaryono Pastikan Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana di Sumatera

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memulihkan lahan sawah dan sektor peternakan yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan awal, sekitar 70 ribu hektare lahan pertanian terdampak bencana, dengan sekitar 11 ribu hektare […]

Rehabilitasi Irigasi Dipercepat, Swasembada Pangan Nyata di Depan Mata

Rehabilitasi Irigasi Dipercepat, Swasembada Pangan Nyata di Depan Mata

Pilarpertanian – Percepatan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian yang terus digenjot pemerintah menjadi fondasi penting semakin nyatanya swasembada pangan nasional khususnya swasembada beras. Didukung penguatan infrastruktur air, kinerja pangan nasional menunjukkan tren positif dengan produksi beras tahun 2025 diproyeksikan mencapai 34,79 juta ton dan stok cadangan beras pemerintah (CBP) diperkirakan menyentuh 3,3 juta ton pada awal […]

Menjelang 2026, Pasokan Pangan Terjaga dan Harga Relatif Stabil

Menjelang 2026, Pasokan Pangan Terjaga dan Harga Relatif Stabil

Pilarpertanian – Menjelang tahun 2026, harga berbagai komoditas pangan secara nasional terpantau relatif stabil, bahkan sejumlah komoditas menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini sejalan dengan terjaganya pasokan dan kelancaran distribusi sebagai hasil penguatan pengawasan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) […]

Tanpa Menunggu Pagi, Petani Tebus Pupuk Subsidi Sejak 00.00 WIB

Tanpa Menunggu Pagi, Petani Tebus Pupuk Subsidi Sejak 00.00 WIB

Pilarpertanian – Pemerintah memastikan stabilitas sektor pertanian sejak hari pertama tahun 2026 dengan membuka penebusan pupuk bersubsidi mulai 1 Januari 2026 pukul 00.00 WIB. Kebijakan ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam menjamin ketersediaan sarana produksi pertanian sebagai pilar utama swasembada pangan nasional. Kepastian tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi antara Kementerian […]

Wamentan Sudaryono Lepas Bantuan HKTI Peduli Tahap II untuk Korban Bencana di Aceh

Wamentan Sudaryono Lepas Bantuan HKTI Peduli Tahap II untuk Korban Bencana di Aceh

Pilarpertanian – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) melepas bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera, dengan fokus utama penyaluran ke Provinsi Aceh. Bantuan HKTI Peduli Tahap II ini bernilai Rp2,4 miliar, dengan total berat 68 ton atau meningkat dua kali lipat dibandingkan bantuan tahap pertama […]