Panen dan Tanam Jagung di Lampung, DPR RI Apresiasi Kinerja Kementan
Foto : Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin dan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi Melakukan Panen Raya Jagung di Desa Karang Rejo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Panen dan Tanam Jagung di Lampung, DPR RI Apresiasi Kinerja Kementan

Pilarpertanian - Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin dan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi melakukan panen raya jagung seluas 100 hektar di desa Karang Rejo Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Kamis (18/11/2021).


Panen jagung yang dilakukan merupakan hasil kerja sama Kementerian Pertanian (Kementan) dengan kelompok tani jagung di desa Karang Rejo, untuk meningkatkan produksi jagung di lahan masam.
“Dulu produksi jagung disini (karang rejo) hanya sekitar 3 Ton per hektar, sekarang sudah bisa 7 Ton per Hektar, ini kan prestasi yang luar biasa” ucap Sudin.


Selain mengapresiasi hasil kinerja, Sudin juga meminta Kementan untuk dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan hasil penerapan teknologinya agar dapat meningkatkan pendapatan petani.


Saat ini jagung dibutuhkan untuk pakan ternak, oleh karena itu inovasi pengembangan riset jagung untuk meningkatkan produksi harus ditingkatkan. Bertanam jagung sudah terbukti cukup menjanjikan.
Sebagai dukungan Kementan akan memberikan alat pengetesan tanah dan pupuk yang dibutuhkan sehingga petani dapat mengetahui unsur-unsur yang dibutuhkan dalam pertanaman jagung.



“Saya berharap dengan semua dukungan ini, Lampung Selatan menjadi lumbung jagung seperti Lampung Timur dan Lampung Tengah” tutur Sudin.


Apresiasi juga disampaikan oleh bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Thamrin atas keberhasilan yang dilakukan oleh Kementan.


“Kami sangat berterimakasih komitmen pemerintah (Kementan) dan dukungan DPR RI dalam meningkatkan produksi jagung di Lampung Selatan” ucap Thamrin.


Thamrin menjelaskan sebagai daerah pertanian potensi jagung di Lamsel cukup besar. Dengan luas lahan seluas 8.752 Hektar, dengan hasil produksi 48.548 Ton. Diharapkan komoditas jagung dapat memenuhi kebutuhan pasar di Lampung Selatan dan juga turut berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan jagung di Provinsi Lampung.


Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menegaskan sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, Kementan terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan produksi pangan khususnya Jagung.


“Kabupaten Lampung Selatan merupakan kabupaten penyuplai bahan pokok terutama beras dan jagung untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi wilayah Lampung bahkan di luar daerah. Jadi kami terus mendorong berbagai bantuan atau kemudahan untuk petani,” katanya.


Dari seluruh areal pertanian di Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan memberikan kontribusi luas tanam jagung untuk periode April – Juni 2020 seluas 50.620 ha. Sementara untuk luas tanam padi pada periode yang sama yakni seluas 16.087 ha.


Suwandi menegaskan jagung salah satu komoditas yang ditargetkan agar dapat dipenuhi sendiri untuk pakan ternak dan konsumsi dan agar petani jagung semakin sejahtera.


Adapun rata-rata produktivitas jagung lokal saat ini sekitar 6,4 ton per hektar. Kementan menargetkan produktivitas tersebut naik menjadi 8 hingga 9 ton per hektar dan kini Kementan memiliki banyak varietas yang potensinya 11 ton perhektar.


“Untuk petani Lampung supaya bisa lebih semangat berproduksi, Kementerian Pertanian dan DPR RI Komisi 4 akan terus meningkatkan produksi pangan nasional dan kesejahteraan para petani di seluruh Indonesia” terang Suwandi.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kunyit Si Penyumbang Devisa, Produksinya Aman untuk Kebutuhan Dalam Negeri

Kunyit Si Penyumbang Devisa, Produksinya Aman untuk Kebutuhan Dalam Negeri

Pilarpertanian – Terhitung semenjak Covid-19 merebak, orang mencari kunyit sebagai alternatif pengobatan sekaligus untuk menjaga daya tahan tubuh. Tanaman ini juga dikenal sebagai bumbu dapur yang banyak diminati pasar dalam negeri maupun luar negeri. Penjualannya tidak hanya sebatas produk segar namun juga dalam bentuk simplisia. Sentra terbesar kunyit tersebar di Jawa Timur (53,5 %), Jawa […]

Kementan: Stok Jagung Nasional Diperkuat Di Sentra Produksi

Kementan: Stok Jagung Nasional Diperkuat Di Sentra Produksi

Pilarpertanian – Tanaman jagung merupakan jenis tanaman pangan yang tumbuh di banyak wilayah di Indonesia. Dengan berbagai jenisnya, jagung menjadi sumber pakan, konsumsi dan bahan baku industri. Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan tren kebutuhan jagung nasional terus meningkat untuk kebutuhan berbagai kebutuhan, utamanya untuk pakan ternak, industri pangan dan konsumsi. Karenanya pemerintah secara serius […]

Mentan : Kita Harus Berani Melompat untuk Genjot Ekspor

Mentan : Kita Harus Berani Melompat untuk Genjot Ekspor

Pilarpertanian – Meski pandemi, pertanian tetap berproduksi dan berkontribusi dalam neraca perdagangan. Nilai ekspor sektor pertanian relatif tumbuh positif setiap bulannya, bahkan dari tahun lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pada saat melepas ekspor pertanian senilai 568,7 miliar rupiah di Pelabuhan Peti Kemas JICT Tanjung Priok (25/11). “Tak tanggung-tanggung ekspor kali […]

Potensi Singkong di Flores, Pengungkit Kesejahteraan Petani Nusa Tenggara Timur

Potensi Singkong di Flores, Pengungkit Kesejahteraan Petani Nusa Tenggara Timur

Pilarpertanian – Pemerintah melakukan upaya percepatan diversifikasi pangan salah satunya dengan pengolahan singkong menjadi bahan pangan bernilai ekonomis. Menurut Ketua Koperasi Produsen Mitra Tani Sejahtera Tommy Djari, potensi tersebut dapat membangun kemitraan dalam mengembangkan singkong. Tommy yang juga pelaku usaha ini semakin tertarik dengan singkong karena kondisi tanah dan alam di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara […]

Kementan Dorong Singkong Sebagai Pangan Alternatif

Kementan Dorong Singkong Sebagai Pangan Alternatif

Pilarpertanian – Ubi kayu merupakan salah satu komoditi tanaman pangan yang kaya akan manfaat. Ubi kayu atau sering disebut juga singkong, kini tidak hanya untuk pangan pokok, tapi bahan baku pakan ternak, kosmetik, farmasi, hingga energi. Singkong diperkenalkan dan ditanam di Indonesia oleh bangsa Portugis pada abad ke 16 dan pada tahun 1810 pemerintah Hindia […]

Mentan SYL Pimpin Patroli Laut Awasi Pangan Berbahaya

Mentan SYL Pimpin Patroli Laut Awasi Pangan Berbahaya

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memimpin patroli laut di perairan Jakarta Utara, Kamis, 25 November 2021. Dalam kegiatan ini Mentan berpatroli bersama dengan anggota Polairud Mabes Polri untuk memastikan pengawasan keluar masuknya produk pangan nasional sebelum tiba di gudang karantina Pelabuhan Tanjung Priok. “Patroli ini untuk memastikan berbagai aktivitas kita dalam rangka […]

Terus Tingkatkan Produksi, Kementan Gunakan Benih Unggul Bersertifikat

Terus Tingkatkan Produksi, Kementan Gunakan Benih Unggul Bersertifikat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus melakukan upaya dalam pencapaian sasaran produksi tanaman pangan. Salah satu upaya dalam pencapaian sasaran produksi tanaman pangan adalah melalui peningkatan produktivitas diantaranya dengan penggunaan benih varietas unggul bersertifikat. Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Kementan, Takdir Mulyadi menjelaskan penggunaan benih varietas unggul bersertifikat yang dibarengi dengan penerapan teknologi yang tepat telah terbukti […]

Presiden Minta Petani Gunakan Mekanisasi Pertanian

Presiden Minta Petani Gunakan Mekanisasi Pertanian

Pilarpertanian – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi sarana dan prasarana Pertanian yang dimiliki Kementan. Hal ini disampaikan Presiden saat mencoba mesin traktor khusus penanaman jagung di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Menurut Presiden, penanaman jagung dengan memanfaatkan teknologi dan mekanisasi perlu diperluas dan dikenalkan kepada para petani Indonesia. Apalagi penggunaan traktor planter jagung sangat mudah karena […]

Perhelatan ODICOFF : Kementan Jajaki Kerja Sama Pengembangan Bawang Bombai Indonesia-Belanda

Perhelatan ODICOFF : Kementan Jajaki Kerja Sama Pengembangan Bawang Bombai Indonesia-Belanda

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melakukan kunjungan ke berbagai negara dalam rangka mendorong ekspor produk pertanian. Gelaran kunjungan yang bertajuk One Day with Indonesian Coffee, Fruits and Floriculture (ODICOFF) diharapkan mampu mendorong ekspor dan pengenalan produk pertanian secara global, sesuai dengan program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang digaungkan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo. […]