Wamentan Sudaryono Ajak Peternak Manfaatkan Program Makan Bergizi Gratis, Raih Pasar Baru
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Saat Menghadiri Acara Peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Ke-189 di Bogor, Jawa Barat.

Wamentan Sudaryono Ajak Peternak Manfaatkan Program Makan Bergizi Gratis, Raih Pasar Baru

Pilarpertanian - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan, program prioritas pemerintahan Indonesia membuka peluang besar bagi peternak untuk berperan aktif dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat. Salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi pasar baru dan berkelanjutan bagi hasil peternakan.


“Cara mengelola negara ala Presiden Prabowo menempatkan sektor pangan, pertanian, peternakan, dan gizi pada prioritas utama. Ini adalah kesempatan emas bagi peternak untuk berkontribusi,” ujar Wamentan Sudaryono pada peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189 yang dilaksanakan di Bogor, Minggu (21/9/25).


Sudaryono menambahkan, pemerintah tengah mendorong percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan pasokan protein dalam jumlah besar, mulai dari telur, ayam, susu, hingga daging.


Ia menjelaskan, program ini merupakan emerging market yang harus dimanfaatkan oleh peternak di Indonesia. Sudaryono juga mendorong agar para peternak bekerjasama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi pusat produksi dan distribusi makanan bergizi untuk program pemerintah supaya hasil produksi mereka terserap maksimal.



“Sekaranglah saatnya, mumpung kebutuhan MBG terus meningkat. Kalau ada produksi susu, telur, atau daging yang tidak terserap, laporkan kepada saya. Negara memastikan hasil peternak harus bisa masuk ke pasar ini,” tambah Wamentan Sudaryono.


Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar ini juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi protein hewani bagi generasi muda. Menurutnya, protein murah seperti telur harus menjadi pilihan utama keluarga agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.


“Kita sebagai orang tuanya mungkin boleh susah, tapi anak-anak kita tidak boleh susah. Mereka harus pintar, sehat, dan punya masa depan lebih baik. Caranya dengan pemenuhan gizi, terutama protein,” jelasnya.


Lebih jauh, ia menegaskan Kementerian Pertanian (Kementan) siap mendukung penuh para peternak melalui penyediaan bibit unggul, pakan, hingga akses pasar. Negara, kata Sudaryono, hadir untuk menyelesaikan hambatan yang dihadapi peternak.


“Tugas negara adalah menyelesaikan masalah yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh rakyat. Jangan ragu, jangan bimbang. Lima tahun ke depan adalah momentum terbaik bagi sektor peternakan untuk tumbuh,” ucap Sudaryono.


Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyampaikan bahwa penetapan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan berawal dari kebijakan Pemerintah Hindia Belanda pada 26 Agustus 1836 yang melarang pemotongan sapi betina produktif sebagai bentuk perlindungan populasi sapi.


“Momentum tersebut kemudian ditetapkan oleh para pakar dan organisasi profesi sebagai hari lahir Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasional yang kita peringati setiap 26 Agustus. Tradisi ini berkembang menjadi Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan yang setiap tahunnya kita rayakan selama satu bulan penuh,” jelas Agung.


Agung mengatakan, Bulan Bakti bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk mengingatkan semua pihak bahwa subsektor peternakan dan kesehatan hewan memegang peran vital bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan bangsa.


Bulan Bakti Peternakan 2025 berlangsung sejak 26 Agustus hingga 26 September 2025, mengusung tema “Ternak Sehat, Peternak Sejahtera, Indonesia Maju” yang merefleksikan pentingnya ternak sehat sebagai kunci penyedia pangan bergizi, serta peternak sejahtera sebagai penggerak ekonomi nasional.


Kegiatan Bulan Bakti 2025 meliputi pelayanan kesehatan hewan, vaksinasi dan pengobatan gratis, pasar pangan murah, seminar, webinar, gerakan makan daging ayam, telur, dan minum susu, hingga penandatanganan sejumlah MoU dengan mitra peternakan hingga launching produk peternakan.


Puncak acara dilaksanakan di Kabupaten Bogor diisi dengan expo produk peternakan, kontes ternak, kampanye konsumsi protein, dan pelepasan varietas rumput galur ternak yang melibatkan 39 perusahaan mitra serta 62 UMKM.


“Kami memilih Bogor karena dukungan besar dari pemerintah daerah terhadap peternakan. Bulan Bakti ini diharapkan memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap produk peternakan dalam negeri,” tutup Agung.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencetak rekor tertinggi pada September 2026, menembus 131,11 atau naik 1,49 persen dibandingkan Agustus 2026. Kenaikan ini menunjukkan harga yang diterima petani tumbuh lebih cepat daripada biaya yang harus mereka keluarkan. Gabah, karet, cabai rawit, dan kelapa sawit menjadi komoditas utama yang mendorong penguatan tersebut. Deputi Bidang Statistik […]

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Emrus: Mentan Amran Satu-satunya Menteri Berkinerja Terbaik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Emrus: Mentan Amran Satu-satunya Menteri Berkinerja Terbaik

Pilarpertanian – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendapat sorotan positif dari pakar komunikasi politik Emrus Sihombing. Dalam evaluasinya terhadap kinerja kabinet, Emrus menilai Kementerian Pertanian sebagai satu-satunya kementerian yang menunjukkan kinerja baik dan menonjol. “Menteri yang bagus kinerjanya belum tampak, kecuali […]

Mentan Amran Ajak Masyarakat Toraja Kembangkan Komoditas Unggulan Daerah

Mentan Amran Ajak Masyarakat Toraja Kembangkan Komoditas Unggulan Daerah

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak masyarakat Toraja untuk mengambil bagian dalam memperkuat sektor pertanian nasional melalui pengembangan komoditas unggulan daerah. Pemerintah siap mendukung pengembangan kopi, jambu mete, kelapa, kakao, hingga lada agar potensi pertanian setempat dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Musyawarah […]

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Pilarpertanian – Generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun pertanian modern, inovatif, dan berkelanjutan. Untuk mendorong peran tersebut, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kementerian Pertanian, menyelenggarakan Workshop on Empowering Young Leaders for a Sustainable Food and Agriculture Future di Auditorium PEPI, Tangerang, Rabu (14/10/2026), yang juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Menjadi bagian dari […]

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyepakati pemberian beasiswa bagi hingga 20 mahasiswa Palestina sebagai bentuk dukungan konkret Indonesia terhadap generasi muda Palestina. Kesepakatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia dan Palestina di bidang pendidikan, pertanian, serta sosial dan keagamaan. Kesepakatan itu disampaikan Mentan Amran saat menerima Utusan Khusus […]

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, PVTPP Dampingi Pengembangan PM-AAS di Sukabumi, Produktivitas Padi Capai 11,2 Ton per Hektare

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, PVTPP Dampingi Pengembangan PM-AAS di Sukabumi, Produktivitas Padi Capai 11,2 Ton per Hektare

Pilarpertanian – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian, terus mendorong penguatan produksi pangan melalui pendampingan kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan pengembangan teknologi budidaya padi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Upaya ini menunjukkan hasil awal yang menjanjikan melalui panen perdana penerapan Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran. Pada […]

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Amran menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (24/9) pagi. Pertemuan tersebut berlangsung sebelum para petani melakukan aksi demonstrasi bertepatan dengan momentum Hari Tani Nasional. Mentan Amran langsung menemui para petani setelah mendengar kedatangan mereka seusai salat subuh. Ia memilih berdialog […]

Kementan Percepat Tanam CSR 2026, Pastikan Lahan Segera Produktif

Kementan Percepat Tanam CSR 2026, Pastikan Lahan Segera Produktif

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian mempercepat penanaman pada lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2026 untuk memastikan lahan yang telah dikonstruksi dan diolah segera produktif. Percepatan ini penting agar investasi pemerintah dalam pembukaan lahan baru memberikan manfaat nyata bagi petani, meningkatkan indeks pertanaman (IP), dan memperkuat produksi pangan nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Serempak […]

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Pilarpertanian – Upaya pengembangan potensi varietas lokal kopi di Kabupaten Sumba Barat Daya terus diperkuat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Budidaya Kopi yang dilaksanakan di Desa Laga Lete, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya. Dalam kegiatan tersebut, Nani Suwarni, Pemeriksa PVT Ahli Madya, menyampaikan materi mengenai kebijakan dan mekanisme pendaftaran varietas lokal, khususnya […]