Kementan Pastikan Kembali Penanganan PMK Dilakukan Maksimal
Kegiatan Pemantauan dan Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku yang Gencar Dilakukan oleh Kementerian Pertanian Menjelang Hari Raya Idul Adha 2022.

Kementan Pastikan Kembali Penanganan PMK Dilakukan Maksimal

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) terus dilakukan secara maksimal. Diantaranya dengan pembentukan Satgas PMK dari tingkat pusat hingga ke kabupaten, pangaturan pembatasan lalu lintas hewan, memberikan obat-obatan, disinfektan hingga memberikan vaksinasi terhadap ternak di wilayah terdampak.


Berdasarkan data yang ditampilkan dalam ISIKHNAS di Crisis Center Kementan, saat ini tercatat penularan PMK masuk di 21 provinsi. Tepatnya ada di 231 kabupaten dan kota seluruh Indonesia.


“Dan jumlah yang tertular sampai hari ini mencapai 320.016 ribu dengan jumlah yang sudah sembuh mencapai 108.266 ribu. Kemudian ada yang potong paksa 2.820 dan yang mati 2.029,” ujar Makmun, Sekretaris Ditjen PKH dalam konferensi pers penanganan PMK, Selasa, 5 Juli 2022.


Makmun mengatakan, semua data yang ada sudah melalui validasi dari petugas lapangan, dinas kabupaten, provinsi sampai ke tingkat pusat baik di Kementan maupun BNPB. Semua data itu dilaporkan langsung petugas paramedik dan bisa diakses oleh semua orang. “Data dapat kita telusur hingga di tingkat desa, sehingga mempermudah kita untuk melakukan pengawasan atau kontrol di tingkat desa”, imbuhnya.



“Data yang divalidasi itulah yang kemudian kami munculkan. Dan ini semua masuk ke dalam sistem informasi yang terintegrasi yang kita sebut dengan ISIKHNAS (Integrated Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional) dan saat ini terintegrasi dengan BLC, BNPB dan interface kepolisian. Jadi semua data sama,” katanya.


Lebih lanjut Makmun menyampaikan, Kementan saat ini terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan wabah PMK ini. “Kementan telah mendistribusikan vaksin yang dilakukan secara bertahap dengan target populasi yang pertama adalah ternak aset dan ternak dengan nilai ekonomi tinggi seperti sapi/kerbau perah dan sapi bibit, serta sapi yang berpotensi tinggi untuk dilalulintaskan di 19 provinsi. Ketersediaan vaksin sebanyak 800.000 dosis dan telah terdistribusi sebanyak 669.400 dosis,” ungkap Makmun.


“Saat ini ternak yang telah divaksin sebanyak 296.973 ekor dan kita targetkan Idul Adha nanti sudah selesai divaksin semua, setelah itu kita laksanakan vaksin tahap berikutnya,” ungkap Makmun.


“Untuk ternak yang sakit kita fokuskan untuk diobati dulu biar sembuh, setelah sembuh 6 bulan kemudian baru dapat divaksin karena setelah sembuh ternak akan mempunyai antibodi tersendiri”, kata Makmun.


Ia sebutkan, Kementan saat ini telah mendistribusikan obat-obatan sebanyak 203.000 dosis ke 19 Provinsi. Demikian pula dengan disinfektan sebanyak 2.640.000 liter telah terdistribusi ke 19 Provinsi tertular. Selain itu untuk logistik vaksinasi dan pengobatan berupa Spuit 800.000 pcs dan Hand sprayer 2.000 unit juga telah didistribusikan.


Kepala Pusat Karantina Hewan Kementan, Wisnu Wasisa Putra menegaskan bahwa sistem lalu lintas hewan sudah memiliki aturan ketat yang tertuang dalam surat edaran nomor 3 tahun 2022. Dalam aturan ini, semua hewan yang berasal dari zona merah atau pulau merah dilarang melintas atau masuk ke zona hijau.


“Untuk zona merah dilarang melalui zona hijau. Tentu kita mengenal pulau Jawa dan pulau Sumatera, pulau Lombok dan pulau lainya di NTT. Otomatis pulau-pulau ini tidak dapat melintas apanila kondisinya masuk zona merah, karrena itu rentan PMK,” katanya.


Wisnu berharap, penanganan PMK juga mendapat perhatian yang sama dari masyarakat luas. Di samping itu, pemerintah akan terus memperketat penjagaan di pintu-pintu bandara dan pelabuhan seluruh Indonesia.


“Untuk ternak di masing-masing lokasi zona merah kita akan awasi agar tidak bergerak sama sekali, tetapi untuk kecamatan yang masih bebas di dalam satu kabupaten atau di dalam satu pulau masih bisa dilalulintaskan,” katanya.


Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, kembali menyampaikan bahwa pemerintah tetap melakukan tugasnya secara serius dengan memantau perkembangan PMK baik di lapangan maupun melalui crisis center secara nasional.


“Kementan bersama dengan Satgas PMK tetap melakukan tugasnya secara maksimal, serius dan aktif melakukan kegiatan-kegiatan di lapangan,” tegasnya.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Pusat PVTPP Perkuat Kesiapan Menuju Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Pusat PVTPP Perkuat Kesiapan Menuju Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Pilarpertanian – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi salah satu dari tiga unit kerja lingkup Kementan yang diusulkan untuk memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2026 di tingkat Nasional. Berbagai upaya tengah dilakukan untuk memperkuat kesiapan, salah satunya menyelenggarakan kegiatan Penguatan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju […]

Metode PM AAS Tingkatkan Produksi Padi di Kabupaten Sukabumi

Metode PM AAS Tingkatkan Produksi Padi di Kabupaten Sukabumi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) tengah masif memperluas penerapan metode Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) guna mendorong percepatan peningkatan produksi padi dan modernisasi pertanian melalui mekanisasi, digitalisasi, dan penerapan teknologi budidaya presisi. Kabupaten Sukabumi sebagai penghasil beras nomor dua nasional saat ini sangat antusias menerapkan metode tersebut untuk mendongkrak produksi padi yang lebih tinggi […]

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Pilarpertanian – Komisi IV DPR RI mendukung langkah Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memperkuat kesiapsiagaan subsektor peternakan menghadapi potensi dampak fenomena El Nino melalui penguatan kapasitas laboratorium veteriner. Penguatan sistem kesehatan hewan dinilai menjadi kunci untuk mengantisipasi risiko gangguan produksi peternakan akibat musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang. Dukungan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja spesifik […]

Kementan Dorong Potensi Durian Babel Sebagai Unggulan Nasional

Kementan Dorong Potensi Durian Babel Sebagai Unggulan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyambut positif Kontes Durian Tingkat Provinsi Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Lewat kontes durian ini, Kementan dapat mengakselerasi pendaftaran dan pelepasan varietas unggul lokal secara nasional guna meningkatkan produksi dalam negeri bahkan ekspor. “Kegiatan ini menjadi ajang pencarian varietas durian unggul […]

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat gerakan tanam pada lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak yang digelar pada Jumat (3/7/2026) di 25 provinsi dengan target tanam […]

Pacu Produksi Padi, Penyuluh Kabupaten Sukabumi Inisiasi Demplot PM-AAS Secara Swadaya

Pacu Produksi Padi, Penyuluh Kabupaten Sukabumi Inisiasi Demplot PM-AAS Secara Swadaya

Pilarpertanian – Penyuluh pertanian di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menginisiasi penerapan metode PM-AAS melalui kegiatan demplot padi yang dilaksanakan secara swadaya. Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk memperkenalkan teknologi budidaya kepada petani sekaligus mendorong peningkatan produktivitas padi di wilayah tersebut. Koordinator BPP Surade, Rimawan mengatakan sejak awal pelaksanaan, banyak petani yang datang untuk melihat langsung […]

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat komitmennya membangun kesejahteraan masyarakat Papua melalui sektor pertanian. Seiring keberhasilan program pengembangan pertanian di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan yang telah meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, Kementan menambah alokasi anggaran untuk memperluas pembangunan pertanian di Tanah Papua sesuai aspirasi masyarakat. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan keberhasilan […]

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

Pilarpertanian – Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan permohonan dan penerbitan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) guna memperbanyak ketersediaan benih varietas unggul baru dalam mendukung tercapainya swasembada berkelanjutan. Upaya ini dengan mendorong semua pihak, yakni instansi pemerintah, perguruan tinggi dan industri perbenihan. “Pada tahun […]

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mempercepat implementasi sistem Pertanian Modern PM-AAS sebagai strategi baru meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Berdasarkan hasil analisis usaha tani PM-AAS, penerapan sistem budidaya modern mampu meningkatkan pendapatan petani hingga lebih dari tiga kali lipat dibandingkan metode budidaya konvensional. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat memberikan arahan kepada […]