TTI Diapresiasi oleh Komisi IV DPR-RI
Redaksi dan Informasi pemasangan iklan Hubungi: Admin Pilarpertanian

TTI Diapresiasi oleh Komisi IV DPR-RI

Pilarpertanian - Pilar-Kehadiran Toko Tani Indonesia (TTI) sebagai inovasi pemasaran komoditas pangan yang digagas Kementerian Pertanian, mendapat apresiasi anggota Komisi IV DPR-RI.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Anggota Komisi IV DPR, Selasa (30/5/2017) mengunjungi TTI Didin Sutiana di Soreang Cipatik Kelurahan Gajah Mekar, Kec.Kutawaringin, Kab. Bandung, Jawa Barat.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Edhy Prabowo, Ketua Komisi IV yang memimpin kunjungan Komisi IV DPR mengatakan kehadiran TTI di Soreang cukup membantu masyarakat sekitar untuk memperoleh beras murah dan berkulitas.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
“Masyarakat bisa langsung mendapatkan beras dari petani, karena beras di TTI ini dipasok oleh Gapoktan Lestari, sehingga dapat membantu pemasaran beras petani”, ujarnya.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Kunjungan kerja aggota Komisi IV DPR RI didampingi Plt Kepala Badan Ketahanan Pangan, Spudnik Sujono, dan Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Riwantoro, Bupati Bandung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Bandung.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Dengan adanya TTI di tempat-tempat strategis ini, Edhy Prabowo berharap kedepannya TTI dapat memasarkan pangan strategis selain beras di seluruh Indonesia sehingga harga pangan stabil.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Sedangkan pemilik TTI Didin Sutiana mengatakan bahwa komoditi yang dijual ditokonya harganya relatif lebih murah dibanding harga2 dipasaran, karena bahan pangan yang dijual disuplai langsung oleh Gabungan Kelompoktani Lestari sebagai mitra kerjanya.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
” komoditi yang kami jual jelas lebih murah dibanding dipasaran. Misalnya saja beras? Sy menjual dengan harga Rp. 7.900,-/kg, sedangkan dipasarannya harganya mencapai Rp 10.000/kg” kata Didin.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Kehadiran TTI bertujuan memotong mata rantai distribusi pangan yang panjang, sehingga bisa menjual komoditi pangan lebih murah dan berkualitas. Ini sangat dirasakan manfaatnya baik oleh konsumen maupun petani.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Melalui TTI diharapkan, ketahanan pangan masyarakat bisa semakin mantap, dan kesejahteraan petani juga meningkat.(RS)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan



Artikel Lainnya

Mentan Amran Minta Jajaran Kementan Jaga Kekompakan Perkuat Pertanian Nasional

Mentan Amran Minta Jajaran Kementan Jaga Kekompakan Perkuat Pertanian Nasional

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengingatkan seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pangan. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat rapat koordinasi sekaligus buka puasa bersama jajaran Kementerian Pertanian di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Menurut Mentan Amran, berbagai capaian sektor […]

Dongkrak Produksi Padi Nasional, Kementan Lakukan Poligonisasi Padi Gogo di Sukabumi

Dongkrak Produksi Padi Nasional, Kementan Lakukan Poligonisasi Padi Gogo di Sukabumi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menggenjot produksi padi gogo tahun 2026 dengan target luas tanam nasional sebesar 320 ribu hektar guna terus meningkatkan produksi beras nasional. Karena itu, Kementan menerjunkan tim yang berkolaborasi dengan BPS dan pemerintah daerah ke Kabupaten Sukabumi untuk melakukan kegiatan percontohan poligonisasi lahan padi gogo guna mendapatkan data luas lahan […]

Tata Kelola Pupuk Subsidi Disempurnakan, Kementan Targetkan Efisiensi Anggaran

Tata Kelola Pupuk Subsidi Disempurnakan, Kementan Targetkan Efisiensi Anggaran

Pilarpertanian – Pemerintah merombak tata kelola pupuk bersubsidi untuk memastikan distribusi lebih tepat sasaran sekaligus menjaga produksi pertanian dan kecukupan pasokan pangan nasional. Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025, pemerintah menargetkan efisiensi anggaran subsidi pupuk hingga 20 persen. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, pembenahan sistem ini tidak akan mengurangi akses petani […]

Wamentan Sudaryono: Pemerintah Siapkan Benih Gratis Hingga 1 Juta Hektare untuk Dukung Swasembada Jagung

Wamentan Sudaryono: Pemerintah Siapkan Benih Gratis Hingga 1 Juta Hektare untuk Dukung Swasembada Jagung

Pilarpertanian – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan pemerintah menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung nasional dan mendukung target swasembada jagung. Hal tersebut disampaikan Wamentan Sudaryono dalam kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026). […]

Kementan dan KAHMI Bahas Pengembangan Komoditas Bernilai Tinggi untuk Tingkatkan Pendapatan Petani

Kementan dan KAHMI Bahas Pengembangan Komoditas Bernilai Tinggi untuk Tingkatkan Pendapatan Petani

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) membahas pengembangan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat ekonomi desa. Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Abdullah Puteh, menyampaikan bahwa pihaknya melihat sejumlah tantangan yang masih dihadapi petani di lapangan, mulai dari keterbatasan […]

Prancis Apresiasi Capaian Ketahanan Pangan Indonesia, Siap Perkuat Kerja Sama Pertanian

Prancis Apresiasi Capaian Ketahanan Pangan Indonesia, Siap Perkuat Kerja Sama Pertanian

Pilarpertanian – Pemerintah Prancis memberikan apresiasi terhadap kemajuan Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Apresiasi tersebut disampaikan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, saat bertemu Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (10/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Penone menyampaikan selamat atas capaian Indonesia dalam meningkatkan produksi pangan serta upaya pemerintah dalam […]

Minggu Tenang Jelang Lebaran, Mentan Amran “Bikin Ribut”

Minggu Tenang Jelang Lebaran, Mentan Amran “Bikin Ribut”

Pilarpertanian – Di saat sebagian orang mulai memasuki suasana minggu tenang menjelang Idulfitri, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman justru ‘membuat ribut’. Bukan tanpa alasan, reaksi ini muncul saat Mentan Amran menemukan sawah serta alat dan mesin pertanian (alsintan) milik negara dalam kondisi memprihatinkan. Temuan ini mencuat saat Mentan Amran meninjau pertanaman padi untuk perbenihan […]

Kementan Gandeng Champion Cabai dan Bawang Merah, Hadirkan Harga Terjangkau Jelang Lebaran

Kementan Gandeng Champion Cabai dan Bawang Merah, Hadirkan Harga Terjangkau Jelang Lebaran

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat langkah stabilisasi harga komoditas strategis dengan menghadirkan pasokan cabai dan bawang merah dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Menggandeng Asosiasi Champion Cabai Indonesia dan Champion Bawang Merah Indonesia, pemerintah kembali menyalurkan komoditas tersebut langsung kepada konsumen rumah tangga dengan harga di bawah harga pasar eceran Jakarta. Penyaluran perdana dilaksanakan […]

Sinergi Kementan dan Polri Dongkrak Produksi Jagung, Impor Pakan Kini Nol Persen

Sinergi Kementan dan Polri Dongkrak Produksi Jagung, Impor Pakan Kini Nol Persen

Pilarpertanian – Sinergi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia berhasil mendorong peningkatan produksi jagung nasional. Dampak nyata dari kolaborasi tersebut terlihat dari peningkatan produksi jangung nasional sehingga Indonesia mampu mencukupi kebutuhan pakan ternak nasional dan menekan impor hingga nol persen. Produksi jagung pada 2026 diproyeksikan mencapai 18 juta ton pipilan kering, didukung […]